Dalam Rangka 100 Hari Kerja Kapolri,

Polres Pelalawan Gelar Kegiatan Satgas Kontra Radikal

Redaksi Redaksi
Polres Pelalawan Gelar Kegiatan Satgas Kontra Radikal
zul/riaueditor.com
Polres Pelalawan Gelar Kegiatan Satgas Kontra Radikal
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Bertempat di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pelalawan Jalan Lintas Timur Kompleks Masjid Raya Pangkalan Kerinci, Polres Pelalawan melaksanakan kegiatan Satgas Kontra Radikal dalam rangka Program 100 Hari Kerja Kapolri, Kamis (28/5).

Dalam hal ini diwakili oleh Kasat Intelkam Polres Pelalawan AKP H Dwi Atmaja yang didampingi oleh Kanit III Sat Intelkam Ipda Rusmizahelpi dan dihadiri Ketua MUI Kabupaten Pelalawan H Iswadi.

Seperti yang diungkap Paur Humas Polres Pelalawan Ipda M Sijabat, adapun bentuk giat berupa sambang dan silaturrahmi sebagai upaya implementasi dalam rangka mengantisipasi Aliran atau Kelompok radikal, ISIS dan bahaya terorisme.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Intelkam menyampaikan pentingnya peran serta lembaga keagamaan dan masyarakat luas untuk dapat memelihara situasi kondusif dari adanya paham atau propaganda yang dapat menjadi potensi timbulnya kelompok Radikal khususnya di wilayah Kabupaten Pelalawan, sehingga perkembangan potensi kerawanan dapat terdeteksi dan dicegah sedini mungkin.

Selanjutnya, agar nantinya MUI Kabupaten Pelalawan beserta lembaga dakwah lainnya dapat bersinegri dengan Jajaran Polres Pelalawan untuk memberikan pencerahan berupa pemahaman idiologi bagi kalangan pelajar dengan mengusung Tema, "Mewujudkan generasi muda Indonesia yang terpelajar, berprestasi, berkarakter tanpa radikal," yang rencananya berlangsung dalam waktu dekat.

Sedangkan arahan yang disampaikan oleh Ketua MUI H Iswadi yaitu, sangat mengapresiasi giat seruan dari Kapolres Pelalawan melalui Kasat Intelkam Polres Pelalawan terkait antisipasi bahaya Kelompok radikal, ISIS dan terorisme.

Untuk itu, kedepannya MUI Kabupaten Pelalawan akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Lembaga Dakwah lainnya dan Kementrian Agama Kabupaten Pelalawan terkait rencana tersebut diatas, dan khususnya akan membahas isu yang santer berkembang di kalangan ulama mengenai paham sesat seperti "Mengkafirkan orang lain (Takfiri)".(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini