Oknum Polisi Pelaku Pencurian Dalam Proses Pemecatan

Redaksi Redaksi
PEKANBARU, riaueditor.com- Bripda Au, seorang polisi yang bertugas di Dokes Polda Riau, oknum Polisi yang tertangkap tangan oleh warga, saat turut serta dalam aksi pembongkaran sebuah warung harian Kamis (3/01) sekitar puku 04.30 Wib pagi kemarin, ternyata merupakan seorang Polisi yang sudah terlibat masalah. Hal ini diungkapkan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar pada Riaueditor, Jumat (4/1) siang.

"Oknum Polisi ini memang sedang dalam proses PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat). Atas kasus ini, proses pemecatannya akan kita percepat," kata Kapolresta.

Dijelaskan Kapolresta, pada intinya Au memang personil yang bermasalah. "Dia ini tugas di bagian pembinaan. Intinya yang bersangkutan melakukan pencurian dan bermasalah. Proses pemecatannya masih berjalan," ujarnya.

Kapolresta menegaskan, ia tidak akan melindungi dan menutup-nutupi jika ada anggota Polisi yang terlibat pidana yang bertentangan dengan bagaimana Polisi harusnya bertindak melindungi masyarakat. "Tidak ada alasan, siapapun dia, jika berbuat kesalahan akan kita tindak," tegasnya.

Penegasan ini, jelas Kapolresta, dinilai penting karena tahun 2013 akan dijadikan momentum untuk perbaikan ke Polisian ke depan. "Tahun 2013 ini akan kita jadikan momentum untuk perbaikan, terutama perbaikan moral anggota," ujarnya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Apa yang dilakukan Bripda Au, seorang polisi yang bertugas di Dokes Polda Riau ini, tak patut untuk ditiru. Bukannya menegakkan hukum dan menjaga ketentraman masyarakat, oknum polisi ini malah terlibat dalam pencurian dengan pemberatan.

Bripda Au ini, ikut membongkar sebuah warung di Jalan Hang Tuah RT 02/RW 04, Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya bersama He dan Ba, warga Kecamatan Payung Sekaki, Kamis (3/1) dini hari sekitar pukul 04.30 Wib. Namun sialnya, aksi mereka ini kepergok warga dan ketiganya saat ini sudah diamankan di sel Tahanan Mapolresta Pekanbaru.

Berdasarkan informasi yang dirangkum Riaeditor, aksi ketiga orang di warung milik Auzar (44) ini, dilakukan ketiga pelaku dengan menggunakan satu unit mobil pick-up. Seorang saksi, Adi, saksi yang melihat pick up warna hitam berhenti di depan warung tersebut dan satu orang melompat turun dari mobil pickup itu.

Pelaku yang turun ini, dengan menggunakan gunting besi warna merah, merusak gembok bagian luar warung menggunakan gunting tersebut. Melihat, gelagat yang tak baik dilakukan pelaku. Adi lalu meneriaki ketiganya dengan teriakan maling. Hal ini sontak, mengundang perhatian warga sekitar.

Selang tak berapa lama, warga berbondong-bondong datang dan langsung membekuk pelaku. Tak ayal, bogem mentah dan pukulan mendarat ditubuh ketiga pelaku.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini