Kaca Mobil Dipecah, Uang Jutaan dan Surat penting Lainnya Amblas

Redaksi Redaksi
Kaca Mobil Dipecah, Uang Jutaan dan Surat penting Lainnya Amblas
ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mubil kembali meresahkan warga Kota Pekanbaru, Riau. Sebuah mobil Kijang Inova yang terparkir di Jalan Delima, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru dipecah kacanya, Rabu (16/12) siang, sekitar pukul 11.45 WIB.

Akibatnya, tas berisikan 4 buku tabungan, kaca mata, beberapa dokumen penting, handphone Balckberry 9320 dan uang tunai Rp 3.150.000 milik korban yang diletakkan diatas jok tengah mobil, dibawa kabur pelaku. Korban, Musnedi Husein (59) warga Jalan Balam Ujung, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tampan.

Menurut penuturan korban dalam laporannya di SPKT Polsek Tampan, siang itu korban dengan menggunakan mobil Toyota Kijang Inove miliknya pergi ke sebuah toko penjualan ikan hias yang ada di Jalan Delima, Kecamatan Tampan, untuk membeli makanan ikan hias. Setelah itu, korban pergi makan siang.

Usai makan siang, saat hendak pulang ke rumahnya dan menuju parkiran mobil, korban kaget sewaktu melihat kaca pintu tengah sebelah kanan dalam kondisi pecah. Mengetahui hal itu, korban bergegas melihat barang-barangnya di dalam mobil, dan ternyata tas yang berisikan barang-barang berharga miliknya telah hilang.

Merasa tidak percaya, korban berusaha melakukan pencarian dan menanyakannya ke petugas parkir dan warga sekitar. Namun tidak ada yang tahu, akibatnya korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta.

Setelah kejadian itu, korban melapor ke Polsek Tampan. Tak berselang lama, anggota identifikasi Polsek Tampan datang ke lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan. Pelaku memecah kaca pintu tengah sebelah kanan mobil. Pecahan kaca mobil tampak berceceran di sekitar mobil yang diparkir itu.

Menurut Kapolsek Tampan AKP Ari Wibowo SIK, kasus pencurian dengan pemberatan itu sedang diselidiki oleh polisi. "Polisi masih menyelidiki kasus pencurian dengan pemberatan ini. Diduga pelaku berjumlah dua orang," sebutnya.***

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini