Kolase foto lima pimpinan KPK periode 2019-2023 terpilih: (searah jarum jam dari kiri atas) Irjen Pol Firli Bahuri, Nurul Ghufron, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango. (Antara Foto)Melihat hal itu, Fahri berharap masyarakat bisa memberikan kepercayaan penuh bagi seluruh pimpinan KPK yang baru. Di samping itu, Fahri meminta masyarakat turut mengawasi kinerja yang akan dilakukan lima pimpinan baru itu ke depannya.
"Ke depan, KPK dengan fungsi supernya yang tidak hilang harus mengutamakan kerja konsolidasi, supervisi dan monitoring. Jangan percaya bahwa korupsi di Indonesia tidak bisa dihentikan. Itu bohong dan omong kosong. Tertibkan itu!" ujar Fahri.
Selain itu, Fahri menyarankan agar lima pimpinan KPK yang baru terpilih mau bergaul bersama semua lembaga negara. Ia tak ingin agar para pimpinan KPK 'sok suci' karena memiliki kewenangannya yang besar.
"Jangan sok suci mentang-mentang bisa nyadap dan mengetahui dosa-dosa tersembunyi. Hentikan kegiatan bawah tanah itu! Itu dosa besar. Hadapilah bangsamu dengan senyum. Percayalah manusia sama saja," kata dia.
Lima komisioner KPK periode 2015-2019: Agus Rahardjo, Basaria Pandjaitan, Laode M Syarif, Alexander Marwata, dan Saut Situmorang bekerja sejak dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 21 Desember 2015.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada CNNIndonesia.com lewat aplikasi pesan ponsel mengatakan masa kerja lima komisioner itu akan berakhir sesuai tanggal pelantikan.
"Desember, setelah masa jabatan pimpinan sekarang selesai," kata Febri, Jumat (13/9).
Oleh karena itu, lima Capim KPK yang baru dipilih DPR pun berpeluang baru akan dilantik Desember mendatang.
Nama-nama calon terpilih terlebih dulu bakal disampaikan DPR ke Presiden Jokowi paling lambat tujuh hari kerja terhitung sejak hari pemilihan di Komisi III. Jokowi lantas bakal mengesahkan nama-nama pimpinan baru KPK itu paling lambat 30 hari kerja sejak penerimaan surat pimpinan DPR.
Lalu, lima pimpinan baru KPK itu kemungkinan akan bekerja usai dilantik Jokowi pada 21 Desember mendatang. Hal Merujuk pelantikan pimpinan KPK periode 2015-2019 yang saat itu juga dilakukan pada 21 Desember 2015.
(cnnindonesia.com)