Ditpolairud Polda Riau Kembali Amankan Kapal Bermuatan 6 Kubik Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar

Redaksi Redaksi
Ditpolairud Polda Riau Kembali Amankan Kapal Bermuatan 6 Kubik Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar
riaueditor

PEKANBARU, riaueditor.com - Dit Polairud Polda Riau, kembali mengamankan kapal pompong yang menarik kayu yang diduga hasil pembalakan liar, pada Selasa (25/2) malam. Kayu olahan yang berhasil diamankan diperkirakan sebesar 6 Kubik.


Dirpolair Polda Riau Kombes Pol Badaruddin melalui Kasubdit Gakkum AKBP Wawan SH MH, mengatakan, kapal itu diamankan di perairan Sungai Teluk Dalam Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, sekitar pukul 21.50 Wib. 


Pompong tanpa nama bermuatan kayu olahan tersebut di nahkodai Edi Saputra, dan seorang KKM merangkap pemilik kapal, Rahmat Hidayat serta dua anak buah kapal yakni Jaka dan Fahri.


"Barang bukti kayu olahan jenis Meranti tersebit setelah diamankan dan dibawa ke Satpolair Res Dumai," kata Wawan, Senin (02/3).


Wawan menambahkan, pompong tanpa nama tersebut membawa kayu dari Teluk Dalam. Rencananya akan dibawa daerah Kubu Kabupaten Rokan Hilir, Riau. 


Karena tidak memiliki dokumen yang lengkap, Tim Offensiv Dit Polairud Polda Riau menduga kayu tersebut merupakan kayu hasil pembalakan liar yang berasal dari hutan sekitar wilayah Teluk Dalam. 


Saat ini para tersangka nahkoda, petugas KKK berikut pemilik kapal bersama dua ABK telah dibawa ke Dit Polairud Polda Riau untuk dilakukan penindakan sesuai hukum yang berlaku.


Dari hasil tangkapan ini merupakan tangkapan yang kesekian kalinya untuk kasus pembalakan liar wilayah Provinsi Riau. 


"Akibat perbuatannya, para pelaku di jerat dengan Pasal 323 (1) UU RI No.17/2008 tentang Pelayaran dan pasal 83 UU 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan," tutup Wawan. (dri) 


Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini