Diduga Ditipu Sai Tour Haji & Umroh, Susiyah Lapor Polisi

Redaksi Redaksi
Diduga Ditipu Sai Tour Haji & Umroh, Susiyah Lapor Polisi
dm/riaueditor.com
Korban penipuan Umroh saat dimintai keterangan diruang penyidik Polresta Pekanbaru.
PEKANBARU, Riaueditor.com- Nyonya Susiyah (40) warga Pala V Gang Anggrek RT05 RW03 Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai, di dampingi Ridwan (43), suaminya, mendatangi Mapolresta Pekanbaru, untuk melaporkan dugaan penipuan Umroh yang dilakukan Sai Tour Haji & Umroh yang beralamat di Jalan Kemiri Kecamatan Sukajadi, Sabtu (22/3) siang.

Selain Susiyah, kakak beradik Soewono Marmo Soikromo (56), warga Jalan Karyawan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan dan Mistiningah Marmo Soikrono (47) warga Bogor Jawa Barat, yang juga paman dan bibi Susiyah, juga menjadi korban biro perjalanan itu.

"Saya merasa tertipu dengan pihak Sai Tour Haji & Umroh. Uang untuk berangkat haji umroh sudah kita setorkan lunas. Namun hingga hari ini, janji pihak travel untuk keberangkatan umroh tidak ditepati," kata Susiyah pada Riaueditor, saat ditemui di Riaueditor usai membuat laporan polisi di Mapolresta Pekanbaru.

Susiyah menjelaskan, ia bersama paman dan bibinya pada awal tahun kemarin telah membayar biaya umroh sebanyak Rp 68 juta ke pihak Sai Tour Haji dan Umroh, untuk keberangkatan Umroh dan dibuktikan dengan adanya kwintansi resmi atas nama Sai Tour dan Travel.

Masih menurut Susiyah, pihak biro perjalanan itu, menjanjikan akan memberangkatan umroh pada 22 Februari 2014. Namun janji pertama ini batal. Pihak travel kembali menjanjikan  pada 28 Februari, namun tetap batal. Lantas dijanjikan lagi jika Susiyah, Soewono Marmo Soikromo dan Mistiningah Marmo Soikrono pada 6 Maret 2014, akan tetapi tetap batal.

"Yang anehnya sejak janji tak ditepati, Direktur Sai Tour Haji dan Umroh itu tak bisa dihubungi lagi. Padahal sebelumnya, kita bisa berkomunikasi dengan  Direktur yang menjanjikan kepada kami. Kok sekarang HP-nya malah mati dan tak pernah aktif," kata Susiyah kesal.

Susiah juga mengaku, untuk keberangkatan umroh ini, awalnya tidak ada menaruh curiga apapun ke Sai Tour Haji dan Travel tersebut. Sebab, mereka juga diajak pihak travel untuk melakukan manasik haji. Mereka juga mengukur baju batik seragam dan juga telah dibagikan ke kita. Begitu juga tas yang bertuliskan nama travel juga sudah diterima.

"Pada tanggal 6 Maret saya bersama rombongan lainnya sudah berada di bandara Pekanbaru. Tapi rupanya pihak agen tak ada di sana, kami batal berangkat. Kita syok juga, padahal kita sudah buat acara syukuran dan selamatan sama tetangga, namun kita malah batal berangkat," tutur Susiyah.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Hariyanto Watratan SH S.sos Mhum melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria yang dikonfirmasi Riaueditor membenarkan telah menerima laporan tersebut. "Benar, laporannya telah kita terima. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan terkait laporan korban," ujarnya.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini