Bocah 9 Tahun di Kampar Dicabuli Ayah Tiri Berulang Kali, Ibu Kandung Diam Saja

Redaksi Redaksi
Bocah 9 Tahun di Kampar Dicabuli Ayah Tiri Berulang Kali, Ibu Kandung Diam Saja
xxx/riaueditor.com
Ayah Tiri dan Ibu Kandung Bunga.
PEKANBARU, riueditor.com - Seorang bocah perempuan yang masih berusia 9 tahun, Bunga, bukan nama sebenarnya, menjadi korban kekerasan seksual di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Korban mengalami pelecehan seksual yang dilakukan ayah tirinya sendiri JP alias Arman (25), Minggu (01/5/2016).

Ironisnya, perbuatan cabul sang ayah tiri Bunga, diketahui oleh ibu kandung korban berinisial EP alias Depa (39) warga Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Kasus tersebut dilaporkan oleh ayah kandung korban berinisial M (45) alias Ujang, warga Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Bersama ayah kandungnya, korban melaporkan kekerasan seksual yang dilakukan ayah tirinya ke Polsek Tambang guna proses hukum selanjutnya.

Kabid Humas Plda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM mengataan, terungkapnya peristiwa pencabulan itu berawal dari cerita Bunga kepada ayah kandungnya.

"Saat itu Bunga bercerita kepada ayahnya, jika ia telah dicabuli oleh ayah tirinya JP alias Arman (25), yang mana perbuatan bejat yang dilakukan oleh ayah tiri korban diketahui oleh ibu kandungnya sendiri," ungkap Guntur, Senin (02/5/2016).

Dikatakan Guntur, ibu kandung Bunga yang mengetahui perbuatan bejat suami tirinya terhadap Bunga hanya diam saja dan tak melarangnya.

"Apalagi perbuatan bejat yang dilakukan oleh pelaku terhadap Bunga itu, telah dilakukan berulang kali," ujar Guntur.

Tak terima anaknya dicabuli, ayah kandung korban pun langsung melaporkannya ke Mapolsek Tambang.

"Saat ini pelaku dan ibu kandung korban telah diamankan di Mapolsek Tambang guna proses penyelidikan dan pengembangan selanjutnya," tukas Guntur.

Akibat perbuatannya itu, pelaku diancam dengan Pasal 82 UU No. 35 Tahun 2014 Jo psl 56 KUHP. (Bot)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini