Bandit Pecah Kaca Santroni Perkantoran Bhakti Praja, Sukaeni: Eloknya Dipasang CCTV

Redaksi Redaksi
Bandit Pecah Kaca Santroni Perkantoran Bhakti Praja, Sukaeni: Eloknya Dipasang CCTV
Ketua DPD II Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pelalawan, Ahmad Sukaeni ST.
PELALAWAN, riaueditor.com - Setelah berkali-kali melancarkan aksi di kawasan Masjid Ulul Azmi terutama pada saat Sholat Jumat, kini kawanan bandit dengan modus pecah kaca mobil bereaksi di areal Perkantoran Bhakti Praja Pemkab Pelalawan, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat.

Baru-baru ini, mobil Toyota Hilux ‎B 9652 PBB milik Ketua DPD II Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pelalawan, Ahmad Sukaeni ST menjadi sasaran aksi bandit pecah kaca. Kaca mobil dipecah, dokumen berharga pun raib.
     ‎
"Yang hilang sebuah tas kecil yang di dalamnya ada ATM, Cek Giro, Pasport. Bahkan satu buah Alquran dan stempel turut di ambil pelaku. Tas ini saya letakkan di atas kursi dalam mobil," beber Sukaeni, Senin (30/11).

Kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil sebut Sukemi sudah dilaporkan ke polisi pasca kejadian.

"Saya cuma lapor untuk pengurusan ulang dokumen yang hilang, bukan untuk ditindak lanjuti," imbuhnya.

Disebutkan dia, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 11.30 ‎Wib Kamis (26/11) lalu. Ketika itu, dirinya dalam satu urusan ke kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Pemkab Pelalawan di kompleks perkantoran.

Sesampainya di depan kantor, sambung Ketua DPD PKS Pelalawan ini, mobil langsung di parkir di areal perkantoran yang terletak di sebelah Timur Kompleks Perkantoran Bhakti Praja.
 
Setengah jam berlalu, setelah kelar urusannya, Sukaini pun bermaksud pulang. Namun, dirinya kaget bukan kepalang. Mobil double cabin warna silver miliknya sudah tak sempurna lagi. ‎Kaca samping sebelah kiri pecah. Kegalauannya juga bertambah, karena tas kecil yang berisi sejumlah dokumen penting sudah raib.

"Rupanya ada maling yang beraksi. Sayangnya di sekitar areal kantor tak ada CCTV, kalau ada tentu bisa dipantau, apalagi informasinya sudah pernah terjadi kejadian serupa menimpa orang lain. Eloknya memang dipasang CCTV lah, biar terpantau pelakunya," pungkasnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini