Akhir Petualangan Janda Cantik Penipu di Jambi

Redaksi Redaksi
Akhir Petualangan Janda Cantik Penipu di Jambi
Foto: Info Jambi
Janda cantik penipu diringkus polisi
JAMBI — Seorang ibu rumah tangga berstatus janda di Jambi, SW (33), diamankan polisi karena menggelapkan 11 unit mobil rental. Selain itu, dia juga dilaporkan karena kasus penipuan dengan modus menjanjikan para korbannya menjadi model pariwisata Jambi.

SW bahkan nekat mencatut nama mantan Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) dan dinas instansi pemerintah.

Dari hasil pemeriksaan polisi, perempuan tersebut ternyata residivis yang pernah mendekam di balik jeruji besi untuk kasus yang sama.

Belasan mobil berbagai merek diamankan aparat Polsek Jelutung. Kasus ini terungkap setelah polisi menerima beberapa laporan dari para pemilik jasa rental mobil.

Dalam aksinya, SW bermain seorang diri. Dia menjanjikan korbannya akan memberikan uang rental Rp250 ribu per hari.

Setiap mobil digadaikan SW dengan harga bervariasi, mulai dari Rp30 juta hingga Rp40 juta.

Kapolsek Jelutung AKP Khairul, mengatakan, uang hasil penggelapan mobil digunakan SW untuk kebutuhan sehari-hari. Kepolisian menghimbau korban lainnya melapor ke polisi.

SW juga melakukan penipuan dengan modus menjanjikan korbannya menjadi duta pariwisata dengan mencatut nama Dinas Pariwisata Provinsi Jambi dan nama HBA. Aksi dilakukannya sejak tahun 2012.

Seorang korban, Maimunah, mengatakan, terungkapnya penipuan terhadap dirinya dan beberapa orang korban lain setelah pihaknya curiga beberapa tidak juga diberangkatkan ke Bali untuk mengikuti perlombaan. Kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.

"Uang itu katanya untuk biaya penginapan dan kostum selama lomba di Kuta, Bali," ungkap Maimunah.

Janda cantik itu terancam hukuman penjara di atas lima tahun. Dia akan dijerat dengan Pasal 378 jo Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.


(rtw/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini