Warga Nilai Bus Karyawan PT RAPP Tak Patuhi Lalu Lintas

Redaksi Redaksi
Warga Nilai Bus Karyawan PT RAPP Tak Patuhi Lalu Lintas
ist.net
Warga Nilai Bus Karyawan PT RAPP Tak Patuhi Lalu Lintas.
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Fasilitas perlengkapan jalan di Ibukota kabupaten Pelalawan Pangkalan Kerinci seperti tempat pemberhentian bus atau halte sangat minim. Namun halte yang ada malah dijadikan oleh perusahaan sebagai tempat pemberhentian bus untuk menjemput dan mengantar karyawannya.

Salah seorang warga Pangkalan Kerinci Maulana (35) kepada riaueditor menyebutkan, padahal seharusnya perusahaan wajib menyediakan halte sendiri.

"Jika bus perusahaan berhenti sesuka hati, hal ini tentunya sangat berpotenti menyebabkan terjadinya kemacetan dan paling fatalnya lagi bisa menimbulkan kecelakaan. Memang jalan Lintas Timur ini milik perusahaan ini kan milik umum jadi jangan seenaknya saja berhenti sesukanya," ucapnya geram.

Dikatakan Maulana, sudah sangat lama bus perusahaan yang beroperasi di Ibukota kabupaten Pelalawan ini menyediakan jasa jemputan karyawan menggunakan bus.
 
"Tapi kenyatannya, selama ini bus milik perusahaan tersebut tidak menyediakan halte dan berhenti sesuka hati menjemput karyawan ditepi jalan yang bukan pada tempatnya," terang terangnya.

Warga lainnya, Sulaiman (37) juga meminta keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan khususnya instansi terkait untuk menegur pihak perusahaan untuk menyediakan halte buat menjemput karyawannya.

"Padahal penyediaan halte ini sudah dituangkan ketentuan mengenai prasarana dan lalulintas jalan telah diatur dalam UU nomor 14 tahun 1992 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dan peraturan pemerintah Nomor 43 tahun 1999 tentang prasarana dan lalu lintas," ujarnya.
 
Sulaiman menambahkan, bahwa jika permasalahan ini tidak diatasi secepatnya, maka hal ini tentunya dapat menimbulkan kemacetan, sehingga mengganggu arus lalulintas jalan raya serta dapat menimbulkan kecelakaan. Apalagi saat ini tingkat kecelakaan semakin meningkat.

Saat ini tambahnya, halte di Ibukota kabupaten Pelalawan (Pangkalan Kerinci,red) cuma ada di SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci dan simpang kualo. Halte ini pun digunakan hanya untuk jemputan bagi para orangtua para pelajar di sekolah tersebut. Jadi, jangan sampai ada korban kecelakaan akibat kelalaian bus yang sesuka hati berhenti tidak pada tempatnya untuk menjemput penumpangnya (karyawan perusahaan,red).

"Untuk itu, atas nama masyarakat, saya berharap pemerintah bisa menegur pihak perusahaan untuk segera membangun halte pemberhentian buat karyawannya, agar tidak timbul tingkat kemacetan dan terjadinya potensi kecelakaan," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini