PELALAWAN, riaueditor.com – memasuki akhir tahun
2013, tunggakan listrik pelanggan BUMD PD Tuah Sekata mencapai Rp 1
miliar lebih. Saat ini pihak BUMD sedang mendata tunggakan 3 bulan
keatas dan melayangkan surat pemberitahuan sekaligus peringatan.
Demikian dikatakan oleh Plt. Dirut BUMD PD Tuah Sekata, Sanusi kepada
wartawan Selasa (10/12), pihaknya sedang mendata yang 3 bulan keatas
untuk dilakukan pemutusan jaringan pada awal januari tahun 2014
mendatang.
“Kita memang sebelumnya juga sudah melakukan pemutusan, sekarang pendataan baru untuk pemutusan bulan januari 2014,” ungkapnya.
Dikatakan Sanusi, dalam menjaga kestabilan jaringan yang keluar dari
Riau Pulp Energy (RPE) sebesar 3 hingga 4 MW dengan melakukan perbaikan
dan penambahan jaringan dan membagi kawasan jaringan.
“Jaringan Pangkalan Kerinci dibagi 4 rayon nantinya jadi kalau ada
jaringan rusak cuma satu kawasan saja yang mati, tidak total
keseluruhan,” terangnya.
Dilanjutkan Sanusi, saat ini daftar tunggu untuk pemasangan jaringan
baru ada 600 KK. Pemasangan baru ini akan terus bertambah. “Saat ini
kita masih mempertahankan meteran lama dan tidak menggunakan meteran pra
bayar. Karena meteran pra bayar investasi biayanya tinggi sedangkan
cakupan pelanggan tidak banyak dan nantinya akan rugi,” pungkasnya.(jul)