Pelemahan Rupiah Makin Parah, Ini Penjelasan BI

Redaksi Redaksi
Pelemahan Rupiah Makin Parah, Ini Penjelasan BI
(CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: Ilustrasi Rupiah

JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga perdagangan siang ini makin dalam. Pukul 14:00 WIB, US$ di pasar spot ditransaksikan Rp 14.653.

Bank Indonesia (BI) memandang, tekanan yang terjadi terhadap nilai tukar hari ini disebabkan karena besarnya pembelian valuta asing dari korporasi untuk kebutuhan impor.

"Rupiah melemah karena besarnya pembelian valas (valuta asing) oleh korporasi untuk impor," kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah kepada CNBC Indonesia, Rabu (29/8/2018).

Bank Sentral, ditegaskan Nanang, terus berupaya tetap berada di pasar untuk melakukan intervensi menjaga nilai tukar rupiah tetap dalam koridor yang seharusnya. "BI sudah berusaha melakukan stabilisasi. BI akan selalu menjaga pelemahan rupiah yang terjadi tidak terlalu cepat dan tajam," kata Nanang.

Pada Rabu (29/8/2018) pukul 15:00 WIB, US$1 ditransaksikan pada Rp 14.645 di pasar spot. Rupiah melemah 0,19% dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin.

Sementara itu, harga jual dolar AS di sejumlah bank nasional semakin mantap di atas Rp 14.700/US$. 

(cnbcindonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini