Rupiah Mendekati Level Rp17 ribu/Dolar AS

Redaksi Redaksi
Rupiah Mendekati Level Rp17 ribu/Dolar AS
Ilustrasi.(Foto: Antara)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah mengalami tren pelemahan mendekati level Rp17 ribu per dolar AS. Merespons kekhawatiran publik, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, akan ada perbaikan setidaknya dalam dua pekan ke depan.

Dikutip dari Bloomberg, pada Rabu (14/1/2026) siang WIB, rupiah terpantau melemah menuju level Rp 16.863 per dolar AS. Dalam beberapa pekan terakhir, mata uang Garuda terus tertekan.

Purbaya mengatakan, persoalan rupiah sejatinya merupakan ranah Bank Sentral alias Bank Indonesia (BI). Namun, dari kacamata fiskal, ia memandang, rupiah bisa ikut menguat seiring dengan perekonomian yang diusahakan membaik.

"Kalau rupiah kan urusan Bank Sentral. Tapi begini, kalau nanti ekonominya membaik, terus harusnya rupiah akan menguat juga, hampir otomatis. Kenapa? Karena orang (pemilik) modal Asia akan masuk ke tempat atau negara yang menjanjikan pertumbuhan yang lebih tinggi," ujar Purbaya kepada wartawan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Pada kuartal keempat 2025, Purbaya memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai sekitar 5,45 persen. Dia pun optimistis pada 2026, ekonomi akan tumbuh lebih tinggi menuju 6 persen. Hal itu seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang positif, diyakini nilai tukar rupiah juga membaik.

"Tahun ini mungkin kita bisa tumbuh ke arah 6 persen, kita akan dorong ke arah sana, jadi enggak usah takut, fondasi kita kuat, rupiah akan masuk (kuat) karena modal akan masuk ke sini, dan orang Indonesia yang menyalurkan uangnya ke luar negeri juga akan balik. Kenapa? Karena orang Indonesia enggak bisa berbisnis di luar negeri, mereka enggak biasa bersaing sehat di sana," terang Purbaya.

Berdasarkan pemikirannya, membaiknya kondisi ekonomi dengan indikasi banyaknya modal asing masuk ke dalam negeri membuat nilai tukar rupiah bergerak lebih kuat. Purnbaya memprediksi dalam hitungan belasan hari, rupiah akan menghindari level Rp 17 ribu per dolar AS. "Dua minggu ini (rupiah menguat)," ujar mantan ketua DK LPS tersebut.

Republika


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini