Meranti Tambah Hotel Mewah Lagi

Redaksi Redaksi
Meranti Tambah Hotel Mewah Lagi
azw
Peletakan batu pertama oleh Bupati Meranti, Irwan di pembangunan Grand Indobaru Hotel di Meranti
SELATPANJANG, riaueditor.com - Kabupaten Kepulauan Meranti tambah hotel mewah lagi. Keberadaan hotel ini diresmikan langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, Irwan yang ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai awal pembangunan hotel tingkat enam dimulai dan diberi nama Grand Indobaru Hotel berada di Jalan Diponegoro, Selatpanjang, Selasa (16/6)

Berbagai fasilitas mewah akan disuguhkan nantinya kepada pengunjung atau tamu hotel, seperti caffé, restoran, mini market, dan meeting room. Hotel ini diperkirakan akan selesai dibangun dalam waktu dua tahun sehingga pada 2017 sudah bisa dioperasikan.

" Kita sangat bangga dengan manajemen Indobaru hotel yang ingin berpartisipasi membangun daerah ini. Kehadiran hotel ini akan membuka lapangan kerja sehingga membantu Pemerintah dalam mengurangi masalah pengangguran. Hotel ini juga memberikan manfaat bagi keuangan daerah dalam bentuk pajak," kata Bupati.

Menurut Bupati, investor hotel tersebut sudah mendatanginya enam bulan lalu untuk memohon berinvestasi di sektor perhotelan. Saat itu langsung dilakukan pencarian lokasi lahan dimana lahan yang dibeli harganya cukup tinggi.

" Namun pihak grand Indobaru tetap menyanggupi dan ini sangat kita banggakan. Terlebih Nelton selaku manajemen Indobaru ini adalah warga Meranti juga. Beliau pengusaha sukses di Jakarta yang berasal dari Rangsang, tepatnya Desa Telesung. Jadi kita sangat bangga Pak Nelton mau kembali membangun kampung halamannya," sebut Bupati Irwan.

Bupati berharap masyarakat setempat ikut mendukung pembangunan hotel tersebut dengan menjaga keamanan. " Invetasi itu tidak akan bernilai kalau tidak didukung masyarakat," ungkapnya.

Terhadap investor yang baru menanamkan modalnya ini, Bupati mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) dapat memberikan dukungan dalam bentuk kemudahan perizinan dan diskon pajak.

" Lokasi berdirinya hotel ini adalah daerah premium sehingga tidak mungkin kita bebaskan pajaknya. Namun kita memberikan diskon pajak dan kemudahan dalam perizinan yang kita sederhanakan," tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayana Perizinan Terpadu (BPMPPT), Hendra Putra menjelaskan investor hotel tersebut merupakan salah satu investor yang sangat patuh aturan.

" Peletakan batu pertama ini pun baru dilakukan setelah seluruh perizinan lengkap. Jadi investasi ini benar-benar taat aturan," tegas dia.

Dalam acara peletakan batu pertama itu, Bupati juga memberikan santunan terhadap 20 anak yatim dari warga sekitar lokasi pembangunan hotel.(azw)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini