Humas RAPP Klarifikasi TKA Asal Tiongkok dalam Pembangunan Pabrik Serat Rayon

Redaksi Redaksi
Humas RAPP Klarifikasi TKA Asal Tiongkok dalam Pembangunan Pabrik Serat Rayon
ist.

PEKANBARU, riaueditor.com - Terkait riuhnya pemberitaan PT RAPP seputar penggunaan tenaga kerja asing dalam pembangunan pabrik tissu, Corporate Communications Head PT RAPP, Djarot Handoko mengklarifikasi melalui pesan tertulisnya, Minggu (25/2/2018).

Dikatakan Djarot, saat ini perusahaan sedang melaksanakan proyek pembangunan pabrik serat rayon berbadan hukum dengan nama PT Asia Pacific Rayon (PT APR). Pabrik ini akan mengembangkan teknologi baru yaitu produk serat rayon, bukan pabrik Tisu seperti yang disebutkan dalam pemberitaan beberapa media.

"Menanggapi informasi yang beredar terkait adanya 1.500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang akan bekerja di Pabrik Tisu RAPP, maka perlu kami luruskan informasi yang beredar tersebut dengan informasi yang lebih jelas, bahwa TKA tersebut berasal dari berbagai negara," ujar Djarot tanpa merincikan negara mana saja dan jumlah TKA yang akan dipekerjakan. 

Dijelaskan Djarot, masa kerja TKA yang bekerja pada proyek Pembangunan Pabrik Rayon tersebut terbatas sesuai bidang pekerjaan dan tahapan pembangunan proyek yang sedang berjalan, dan mereka bukan merupakan karyawan tetap perusahaan.

Sambungnya, dalam menjalankan operasional proyek tersebut, termasuk proses penggunaan TKA ini perusahaan senantiasa memenuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku dari pemerintah dalam hal ini Depnakertrans, sebut Djarot tanpa mau menjelaskan alasan perusahaan menggunakan tenaga kerja asing dalam proyek Pembangunan Pabrik Rayon yang katanya terbesar di Indonesia itu. 

Diberitakan sebelumnya, Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Pekanbaru, Oky Drajat, Kamis (22/2/2018) membenarkan PT RAPP sudah melaporkan rencana untuk mendatangkan 200 orang tenaga kerja asal Tiongkok untuk membangun pabrik tissu terbesar di Indonesia, yang berlokasi di Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Dikatakan dia, 200 orang tenaga kerja asal Tiongkok tersebut akan didatangkan secara bertahap. "Saat ini sudah 80 orang diantaranya berada di PT RAPP," ungkap Oky. (har/hdr)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini