Harga Label Berbeda di Kasir, Dewan Minta Pantau Indomaret dan Alfamart

Redaksi Redaksi
Harga Label Berbeda di Kasir, Dewan Minta Pantau Indomaret dan Alfamart
zul/riaueditor.com
Harga Label Berbeda di Kasir, Dewan Minta Pantau Indomaret dan Alfamart.
PELALAWAN, riaueditor.com - Terkait banyaknya laporan masyarakat yang merasa dirugikan oleh sejumlah waralaba seperti Indomaret dan alfamart yang beroperasi di Pangkalan Kerinci,pasalnya banyaknya kejadian Dimana harga di label barang tidak sesuai saat dihitung di kasir.

Atas kejadian ini, Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Eka Putra,S.Sos angkat bicara. Dalam hearing dengar pendapat Komisi I DPRD Pelalawan bersama Satpol PP dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) dan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar)  di ruang rapat Komisi I DPRD, Rabu (4/11/2015).

"Kita minta Disperindag pantau dan awasi serta melakukan sidak di sejumlah waralaba Indomaret ataupun Alfamart yang ada di Pelalawan ini. Karena memang banyak yang mengeluhkan soal masalah harga. Saya saja pernah mmengecek barang yang dibeli baik di Alfamart maupun Indomaret. Jadi di label harga tertulis Rp.5 ribu tapi di kasir harganya berubah jadi Rp.6 ribu bahkan lebih. Saya sering juga kena seperti itu. ternyata masyarakat juga banyak yang melapor. Jadi sudah menjadi rahasia umum," ujar Eka Putra.

Eka meminta kepada Disperindagsar melakukan sidak memantau dan mengawasi soal harga barang di 2 waralaba ini. "Jadi jangan menyalah kalau berusaha. Ini masalahnya sudah jadi rahasia umum. Jangan masyarakat dirugikan. Kita minta soal ini harus segera disikapi," ujarnya.

Sebelumnya, informasi soal harga yang berbeda di label dengan yang dikasir yang terjadi di Indomaret dan Alfamart sudah banyak yang masuk ke riaueditor. Diantaranya, harga kacang yang tertera Rp.8 ribu dikasir tercatat Rp. 15 ribu,harga pampers bayi poko 24 pcs Rp.94 ribu dikasir Rp.117 ribu. Begitu juga harga rokok yang rata-rata kenaikannya hingga Rp.1000 dari harga normal.

Jhon (38) salah seorang warga yang sering berbelanja di 2 waralaba tersebut menyebutkan dirinya pernah berbelanja di Indomaret dan Alfamart. " Jadi Saya total belanja Rp.48 ribu kemudian yang dikasir bilang ada hadiah berupa roti.Anehnya roti Itu ternyata masuk dalam bill belanja seharga Rp.5 ribu.Jadi terpaksa Saya bayar RP.5 ribu," ungkapnya.

Tarmizi (45) menyebutkan dirinya penah membeli rokok 3 bungkus.Dimana harga rokok naik Rp.2000 Setiap bungkusnya. "Saya anaeh aja kok bisa harganya berubah dikasir.Malah harga ditoko grosir lebih murah dari yang di Indomaret sama alfamart," ucapnya kesal. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini