Berkunjung Ke Peternakan, Idealnya 10 ekor Sapi

Redaksi Redaksi
Berkunjung Ke Peternakan, Idealnya 10 ekor Sapi
images.net
KAMPAR, riaueditor.com- Zulfikar benar-benar merinci kepada rombongan dari Kampar itu tentang bagaimana menjadi peternak sapi yang benar. "Dari beratnya, ada dua macam bibit yang bisa dipelihara. Yang berat 100 kg-150 kg dan 400 kg-500 kg. Kalau yang berat 400 kg, dalam tempo 3 bulan sudah bisa dijual. Beda dengan yang berat 100 kg, butuh waktu 6-8 bulan pemeliharaan," terang Zulfikar di komplek peternakannya itu.Minggu ( 23/2) kepada Riaueditor.com.
 
Ada pun harga bibit yang 100 kg kata Zul Rp 60 ribu perkilogram. Namun bibit yang beratnya 400 kg Rp 40 ribu. "Idealnya, saban hari sapi butuh 10 kilogram pakan. Kalau diuangkan, modal Rp 30 ribulah per hari perekor. Rp 25 ribu untuk 10 kilogram konsentrat, sisanya untuk keperluan lain. Kalau pakannya teratur, pertambahan berat sapi bisa mencapai 1,5 kg hingga 2,5 kg per hari. Hitung saja selisinya. Dari situlah dapat untung," Zul merinci.

Sederhananya kata Zul, seekor sapi akan memberikan untung antara Rp 3 juta hingga Rp 3,5 juta. Lantaran pemeliharaan 6-8 bulan, sebaiknya kata Zul, masyarakat memelihara minimal 10 ekor. "Di Riau khususnya di Kampar, sapi jenis simental, limousin, PO dan Brahman sangat cocok dipelihara," ujar Zul.
 
Kelak jika masyarakat panen raya sapi-sapi itu, perusahaan kata Zul bersedia membeli sapi hasil peliharaan masyarakat itu. "Kami juga siap memasok pakan dari sini. Yang pasti, kami akan selalu kasi bimbinganlah supaya masyarakat berhasil," katanya.(bi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini