BUMD Mengaku Kesulitan Kembangkan Usaha

Redaksi Redaksi
BUMD Mengaku Kesulitan Kembangkan Usaha
zul
Direktur PD BUMD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan, Sanusi Ariyanto
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Pihak PD BUMD Tuah Sekata mengaku mengalami banyak kendala dalam mengembangkan usaha yang telah dimulai saat ini. Selain terkendala dengan masalah modal, banyak hal yang menyebabkan usaha mecet. Salah satunya seperti beras Cekow Kuala Kampar, salai ikan patin dan pelet ikan kini tidak dilanjutkan BUMD. BUMD saat ini hanya bertumpu pada usaha listrik saja.

Hal ini dibenarkan oleh Direktur PD BUMD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan, Sanusi Ariyanto kepada riaueditor.com Rabu (20/5). Ia mengaku untuk usaha beras kuala kampar terkendala dengan tingginya harga beli dari masyarakat. Selanjutnya panen padinya tidak berkelanjutan.

"Apalagi saat ini merajalelanya import beras dari luar seperti beras Thailand yang cenderung murah," kata Sanusi Arianto.

Sedangkan salai ikan patin, sambung Sanusi terbentur dengan masalah pemasaran. " Saat ini masyarakat banyak yang beralih ke salai dari ikan lain seperti gabus, nila dan sebagainya. Apalagi kita banyak dari ikan patin kolam. Daya beli masyarakat rendah jadinya," ungkapnya.

sementara itu, untuk pelet ikan, saat ini banyak pemesanan dan pembeli meminta pelet yang mengapung. Sedangkan harga alat untuk membuat pelet mengapung cukup besar.

" Itulah sederet usaha yang dulu digeluti dengan berbagai kendala yang disebutkan. Kita menginginkan usaha yang tidak mahal, terjangkau namun menghasilkan produksi yang besar," ungkapnya.

Saat ini, BUMD Tuah Sekata sedang melakukan pengkajian untuk mengembangkan usaha penggemukan sapi.

" Berbagai kesempatan sudah kita dialogkan dengan Pemkab Pelalawan. Mudah-mudahan usaha ini dapat segera terwujud. Sembari kita juga akan mencari peluang-peluang yang lain," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini