Salah satu operator penerima aduan masyarakat melaporkan, paling tidak untuk hari pertama mulai beroperasinya media center sejumlah aduan masyarakat mulai masuk .
Ada sejumlah laporan diantaranya soal permintaan masyarakat yang meminta salah satu warganya datang dari bogor yakni salah satu mahasiswa untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya laporan warga yang sakit batuk dan pilek. Termasuk ada warga meminta pihak medis melakukan pemeriksaan terhadap anaknya yang pulang dari Jakarta dan mengurung diri di kamar yang membuat orang tua resah.
"Laporan masuk langsung kita arahkan ke OPD terkait seperti Dinas Kesehatan. Dari pihak kesehatan memberikan jawaban dan selanjutnya Kita hubungi pelapor dan menyampaikan jawaban dari OPD terkait. Ada juga nomor pelapor diminta langsung oleh Dinas kesehatan," ucapnya," ucapnya.
Sementara itu, Kadis Kominfo Hendri Gunawan menyampaikan, media center merupakan posko layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait Covid-19. Untuk pengaduan masyarakat di nomor (0812 7055 518).
Dalam perjalanannya, ternyata operator diisi oleh para pegawai Diskominfo, guna memenuhi operator penerima aduan warga terkait corona virus disease 2019 (Covid-19) di call center 081270555518 di media center Covid-19 Kabupaten Pelalawan samping kantor Bupati Pelalawan, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) terpaksa memutar otak.

Kadis Kominfo Pelalawan, Hendri Gunawan melalui Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Masril S,Ag.M,Si menyampaikan saat ini ada 20 orang yang dipersiapkan sebagai operator dengan rincian 2 orang PNS dan 18 orang tenaga honorer.
"Setiap harinya dibutuhkan 9 orang untuk operator menerima aduan masyarakat dengan seharinya 3 shift dan setiap shift 3 orang. Shift pertama dari pukul 07.00 wib hingga pukul 15.00 wib, shift kedua pukul 15.00 hingga 11.00 wib dan shift 3 dari pukul 11.00 wib hingga pukul 07.00 wib," papar Masril.
Dikatakannya, sejak dibukanya media center gugus tugas Jumat (3/4/2020) hingga hari ini Jumat (17/4/2020) yang sudah berlangsung selama 15 hari telah menerima 500-an pengaduan masyarakat.
"Aduan masyarakat diantaranya soal para pendatang dari luar seperti Jawa, pemeriksaan kesehatan, jalur pengaduan terhadap warga, penanganan OPD, penyemprotan disinfektan dan lain sebagainya. Semua aduan langsung diteruskan ke OPD terkait yang tergabung di gugus tugas dan menelepon kembali ke nomor pelapor. Tapi ada juga OPD yang langsung meminta nomor pelapor," ucapnya.
Selain itu, data update perkembangan jumlah ODP, PDP maupun yang positif terinveksi covid-19 terus diperbaharui setiap waktu.
"Intinya kita memaksimalkan tenaga yang ada di Didiskominfo untuk dapat menerima aduan masyarakat di call center 081270555518. Setakad ini masih dapat teratasi. Para operator juga semua dalam kondisi stanbay dan sehat," tutupnya.
Anggota DPRD Pelalawan H Abdullah S.Pd politisi PKS yang juga Wakil Ketua Komisi I pada Senin, (13/4/2020) sore mendatangi media center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Pelalawan bertempat tepat disamping Kantor Bupati.
H Abdullah disambut Kasi Publikasi dan Informasi Fatriani dan sejumlah operator media center yang bertugas. Abdullah melakukan dialog dengan operator dan menyampaikan maksud kedatangannya.
"Sejak media center ini dibuka memang banyak yang menanyakan ke saya pribadi nomor call center tempat pengaduan warga terkait covid-19 di nomor 0812 7055 518. Selama ini memang banyak yanh sudah melapor aduannya ke media center ditindak lanjuti. Intinya masyarakat puas, tentu pelayanan seperti ini harus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga menjawab pertanyaan dan mencari solusi terhadap sejumlah hal ditengah-tengah masyarakat di saat wabah covid-19 ini," paparnya.
Hanya saja, H Abdullah meminta kepada gugus tugas atau Dinas Kesehatan agar dapat menyediakan hand sanitizer, masker dan juga dilakukan penyemprotan disinfektan.
"Kalau sarana cuci tangan sudah tersedia, hanya saja perlu disediakan hand sanitizer, masker atau juga perlu disemprot disinfektan. Ini media center banyak orang keluar masuk tentu harus juga dijaga untuk menghindari berbagai kemungkinan yang terjadi," ucapnya.
Sementara itu, Hendri Gunawan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Pelalawan menyampaikan kebutuhan di medis center.
"Saya kira apa yang disampaikan oleh Dewan soal kebutuhan untuk media center sudah kita teruskan ke Dinas Kesehatan. Untuk kebutuhan 20 operator yang bergantian jaga sudah dianggarkan," paparnya.
Ditambahkannya, 20 orang yang dipersiapkan sebagai operator dengan rincian 2 orang pns dan 18 orang tenaga honorer.
"Setiap harinya dibutuhkan 9 orang untuk operator menerima aduan masyarakat dengan seharinya 3 shift dan setiap shift 3 orang.Shift pertama dari pukul 07.00 wib hingga pukul 15.00 wib, shift kedua pukul 15.00 hingga 11.00 wib dan shift 3 dari pukul 11.00 wib hingga pukul 07.00 wib," ucapnya.
Dikatakannya, sejak dibukanya media center gugus tugas Jumat (3/4/2020) hingga hari ini Senin (13/4/2020) yang sudah berlangsung selama 10 hari telah menerima ratusan pengaduan masyarakat.
"Pengaduan masyarakat diantaranya soal para pendatang dari luar seperti Jawa, pemeriksaan kesehatan, jalur pengaduan terhadap warga, penanganan OPD, penyemprotan disinfektan dan lain sebagainya. Semua pengaduan langsung diteruskan ke OPD terkait yang tergabung di gugus tugas dan menelepon kembali ke nomor pelapor. Tapi ada juga OPD yang langsung meminta nomor pelapor," ucapnya.
Selain itu, data update perkembangan jumlah ODP, PDP maupun yang positif terinveksi covid-19 terus diperbaharui setiap waktu.
"Intinya kita memaksimalkan tenaga yang ada di Didiskominfo untuk dapat menerima aduan masyarakat di call center 081270555518. Setakad ini masih dapat teratasi. Para operator juga semua dalam kondisi stanbay dan sehat," tutupnya.
Bupati Pelalawan HM Harris yang pada Senin (6/4/2020) yang menggelar konferensi pers bersama Wakil Bupati Drs H Zardewan MM mengaku puas dengan kondisi media center sebagai posko layanan informasi dan pengaduan masyarakat.
"Kita berharap media center dapat memberikan informasi terkini dan melayani aduan masyarakat. Tentunya media center ini juga akan dipenuhi oleh para wartawan sain untuk mencari informasi dan tempat menggelar konferensi pers. Semoga pelayanan terbaik dapat dihadirkan melalui media center. Bersama kita lawan corona, tetap tenang dan jangan panik. Jaga kesehatan, tetap dirumah dan hindari keramaian. Social distancing dan phisical distancing harus dijaga," tukas Bupati. (ZG79/Adv)