Menurut Wagubri, MPP ini merupakan inovasi untuk suatu perobahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kota Pekanbaru dan telah dirasakan manfaatnya. Kedepan sistim pelayanan publik terus dituntut lebih baik.
Permasalahan yang akan dihadapi semakin kompleks, baik dari sisi penyelenggaraan maupun dari sisi masyarakat yang terus berkembang dinamis, sebut Edy Natar Nasution.
Dikatakan Edy Natar, dengan hadirnya MPP, Pemko Pekanbaru membentuk ASN yang modern yang memiliki pola pikir yang tinggi dan selalu memberikan pelayanan terbaik. Sehingga MPP berdampak kepada pertumbuhan perekonomian masyarakat dan tumbuhnya minat Investor datang ke Pekanbaru, kata Edy Natar.
Disisi lain, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zuan Arif Fakrulloh memaparkan, MPP Pekanbaru bukanlah Mal Pelayanan Publik biasa, tetapi merupakan Mall yang masuk ketegori modern. MPP Pekanbaru salah satu Inovasi baru daqri Kemenpan-RB dan Kemendagri.

"Karena kalau kita sudah sepakat, bahwa Pelayanan Publik menjadi roh dari tata pemerintahan. Maka kita harus membangun komitmen yang sama, Pelayanan publik harus cepat," ucapnya.
Menurutnya, Kemendagri akan tetap membantu penuh Walikota Pekanbaru, kita sudah melihat kondisi gedung dan sistim pelayanan Disdukcapil, "Ini salah satu layanan Dukcapil terbaik di Indonesia," pujinya.
Sebelumnya Walikota Pekanbaru, DR. Firdaus, ST. MT dalam sambutan dan laporannya mengatakan, di usia Mal Pelayanan Pekanbaru (MPP) yang baru satu tahun, telah memberikan pelayanan kepada masyarakat, khusus pelayanan bidang perizinan dan non perizinan.
Dibangunnya MPP ini sebagai bentuk komitmen dan konsistensi Pemerintah kota Pekanbaru untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Artinya, dalam hal pelayananan bidang perizinan, Pemko Pekanbaru telah menjalankan perintah Menpan-RB, sebut Firdaus.
Sejak berjalannya pelayanan di MPP terbukti adanya kenaikan jumlah investasi mencapai 250 persen, begitu juga dengan ketersediaan tenaga kerja naik 60 persen, urainya.

Selanjutnya kata Firdaus, pelayanan non perizinan, bidang Kependudukan yang sebelumnya hanya dilakukan di Kantor Disdukcapil dan UPTD Kecamatan, kini difokuskan di MPP". Dan sejak dipindahkannya pelayanan kependudukan ke MPP terjadi peningkatan kunjungan mencapai 1.600 setiap hari.
Jika sebelumnya terdapat sekitar 600 antrian pelayanan, tetapi sejak sebulan terakhir terjadi peningkatan mencapai 1400 hingga 1600 antrian per-hari. Kami menargetkan, tahun depan MPP bisa menampung 2.500 pelayanan," terang Walikota Pekanbaru.
Menurut Firdaus, untuk mewujudkan layanan kependudukan masih dibutuhkan inovasi, aktifasi dan sistem, sarana dan prasarana akan disediakan tahun ini dan kami juga sedang persiapkan SDM milenial. "Misalkan pendaftaran secara online dan pelayanan sesuai jam antrian sehingga efisienai waktu dapat dilakukan," jelasnya.
Walikota Pekanbaru berharap, dengan hadirnya MPP dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena hal tersebut salah satu penunjang terwujudnya visi misi Pemko Pekanbaru, yakni "Pekanbaru Smart City Madani," tutupnya.
Selanjutnya, Tjahjo Kumolo bersama Wagubri Edy Natar Nasution dan Walikota Pekanbaru melakukan penekananan tombol tanda diresmikannya MPP Dukcapil dan penandatanganan plakat peresmian gedung MPP Administrasi Kependudukan (Adminduk).
Perayaan HUT perdana MPP juga disertai dengan pemotongan Tumpeng oleh MenPAN RB Tjahjo Kumolo dan Walikota Pekanbaru, Dr H Firdaus ST MT, menerima potongan nasi tumpeng pertama dari MenPAN-RB. Hal itu sebagai tanda apresiasinya terhadap keberhasilan Pemko Pekanbaru di bawah Pemerintahan Firdaus dan Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi.(Advertorial/Pemko Pekanbaru)