30 Pelatih Kampar Jalani Training Pelatih Sepakbola Lisensi D

Redaksi Redaksi
BANGKINANG-(riaueditor)-Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kampar yang terbilang baru telah menunjukkan kinerja dan kesungguhan dalam memajukan dunia persepakbolaan di Bumi Serambi Mekkah ini. Kesungguhan tersebut ditunjukkan dengan memberikan pelatihan kepada para peserta bagaimana melatih pemain bola dengan lisensi D.

Program ini dilaksanakan setelah kepengurusan Pengkab PSSI kabupaten Kampar terbentuk beberapa waktu yang dengan terpilihnya Ketua Umum PSSI yang dijabat oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar.

Peserta yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan sebanyak 30 orang. Pelatihan dimulai tanggal 25 sampai 31 Desember 2012 mendatang. Para peserta ini merupakan utusan setiap kecamatan ditambah perwakilan dari klub-klub yang ada di kabupaten Kampar.

Para peserta wajib mengikuti aturan yang ditetapkan oleh PSSI kabupaten Kampar selama mengikuti pelatihan pelatih sepakbola dengan lisensi D. Untuk usia yang mengikuti pelatihan ini usia yang paling terendah yakni 25 sampai dengan usia 55 Tahun.

Sedangkan Instruktur pelatih terdiri dari satu orang pelatih yang memegang lisensi pelatih dari PSSI Pusat Yulnedi Tanjung, SP, dibantu instruktur asisten pelatih AB Soni, instruktur materi penunjang dari kedokteran pisikolog, instruktur wasit dan ahli gizi.

Istruktur pelatih Yulnedi Tanjung yang ditemui di sela-sela pelatihan di Lapangan Sepakbola Stadiun Tuanku Tambusai, Bangkinang, Sabtu (29/12/2012), mengatakan, selama mengikuti pelatihan ini peserta diberikan materi pelatihan sesuai teknis dan standar ilmu kepelatihan dari PSSI dan FIFA serta teknis dasar sepakbola di lapangan.

Dijelaskan pelatih yang memiliki sertifikat PSSI ini, untuk materi akan diberikan materi penunjang, tambahan dari nutrisi, penanganan cedera olahraga, psikolog kepelatihan dan gerak motorik, orangis teknis penunjang terori sepakbola.

"Peserta akan mengikuti sesi materi yang diberikan instruktur yakni materi di lokal dan di lapangan setiap harinya," ujarnya.

Menurut dia, peserta wajib harus mengikuti aturan yang telah ditetapkannya, karena yang bertanggungjawab langsung terhadap para peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.(hasbi)
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini