2.828 Hotspot di Sumatera, Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat

Redaksi Redaksi
2.828 Hotspot di Sumatera, Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat

PEKANBARU - Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2.828 titik. Sebanyak 2.330 atau 82 persennya berada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Setelah Sumsel, Provinsi Lampung menyusul terbanyak kedua dengan 198 titik, Bangka Belitung 160, Jambi 128, Sumatera Barat 3, Sumatera Utara 1 dan Bengkulu 1.

Forecaster BMKG Riau, Bella R Adelia dari Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim (SSK) II melaporkan, update pukul 16 00 WIB, sore ini Riau mengoleksi 7 titik panas. Masing-masing Kuantan Singingi 2, Pelalawan 2, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kampar masing-maeing 1 titik.

Keseluruhannya berada di level confidence (tingkat kepercayaan) sedang.

Untuk visibility (jarak pandang), Pekanbaru 1,5 kilometer akibat kabut asap, Rengat (Inhu) 600 meter, Pelalawan 1,5 kilometer dan Tambang (Kampar) 2 kilometer.

Seperti sebelumnya, ribuan titik panas di bagian selatan Pulau Sumatera berpengaruh besar terhadap kualitas udara di Riau. Arah angin dari tenggara-selatan ke barat laut-utara sangat memungkinkan membawa partikel asap ke Riau.

Hingga pukul 17.00 WIB tadi, konsentrasi Particulat Matter (PM 2,5) di atmosfer Kota Pekanbaru tercatat di angka 238,9 Ųg/m³ dan masih berada di level Sangat Tidak Sehat.

Sebelumnya, Pemko Pekanbaru kembali mengeluarkan kebijakan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 6-7 Oktober 2026. Namun mengingat kabut asap yang tak kunjung berkurang, PJJ diperpanjang hingg Sabtu (10/10/2026).

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini