Kadisnakertrans Jarang Ngantor, Program Minim Terealisasi

Redaksi Redaksi
PEKANBARU(riaueditor)- Realisasi pelaksanaan pengendalian kegiatan APBD/APBN 2012 di Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Riau. Baik pembangunan fisik serta non fisik, itu diketahui progress akan fisik dan keuangan dari instansi ini secara rata-rata masih dibawah 40 persen.

Hal ini sesuai data yang dihimpun dilapangan, seperti dituangkan dalam surat No 500/Adm-Pemb/74.23 tertanggal 12 November 2012, dari hasil rapat persiapan kegiatan APBD/APBN. Kemudian didukung surat 050/Bappeda/VI/1.062 tertanggal 1 November 2012 tentang Pelaksanaan Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan.

Dimana diketahui dalam surat hasil rapat evaluasi laporan triwulan III tahun 2012 dilakukan Bappeda Riau, diketahui realisasi fisik Disnakertransduk Riau sebesar 17,31 persen dan keuangan 29,85 persen.
Dengan pagu dana di instansi Disnakertransduk Riau untuk Tugas Pembantuan sebesar Rp2.081.955.000.

Padahal, waktu pelaksanaan yang efektif untuk tahun ini tersisakan satu bulan lagi dalam penggunaan anggaran. Terkait ini salah seorang pejabat di instansi Disnakertransduk Riau yang enggan disebutkan namanya, kepada wartawan ditemui Senin (3/12) mengatakan, memang begitulah kondisi yang terjadi
kini.

"Begitulah kondisinya yang terjadi kini. Bagaimana program dapat terealisasi dengan maksimal sesuai diharapkan. Kalau pimpinan jarang ngantor, tentu akan banyak program yang tidak terlaksana. Kami tidak tahu lagi untuk melaksanakan program ini, karena waktu hanya tinggal satu bulan," kata sumber itu.

Penegasan ini disampaikannya, setelah diperlihatkan wartawan, akan data-data evaluasi laporan triwulan III tahun 2012 dilakukan Bappeda Riau. Terkait hal ini, sumber itu menyarankan untuk mempertanyakan langsung kepada Kepala Dinas sebagai yang bertanggungjawab dalam menjalankan penggunaan anggaran.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Disnakertransduk Riau Nazaruddin sedang tidak berada diruangannya. Ketika dikirimkan konfirmasi melalui pesan singkat (SMS), ia hanya membalas pesan itu
sedang berada diluar. "Saya lagi di RS Santa Maria, Ibunda kami lagi di ICU sudah tiga hari," ujarnya.

Namun, dalam hal ini Nazaruddin kembali menelpon dengan menjelaskan, terkait rendahnya realisasi fisik dan keuangan di Disnakertransduk Riau itu bukanlah disebabkan dirinya jarang ngantor seperti ditudingkan. Tetapi katanya, dalam menjalankan program itu, dengan kondisi sekarang perlu kehati-hatian.(das)
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini