Ada Indikasi Konspirasi, Riau Air Gerogoti APBD

Redaksi Redaksi
Fungsi Pengawasan DPRD Lemah

PEKANBARU(RE)-Selama ini dana APBD yang dikucurkan untuk Riau Air tak pernah jelas penggunaannya. Hal tersebut diakui oleh Anggota DPRD Riau bahwa Riau Air selalu tertutup setiap ditanya tentang laporan keuangan, namun DPRD sendiri sejak beroperasi hingga 2011 tetap lancar menggelontorkan anggaran untuk Riau Air.

Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau, Usman, SE, kepada RE menyebutkan, DPRD tidak maksimal dalam menggunakan peran pengawasannya terhadap permasalahan Riau Air ini. DPRD menurut Usman seharusnya benar-benar mengawasi operasional Riau Air.

“Kalau Riau Air tertutup untuk memberikan kaporan, kenyataannya hingga 2011 toh tetap saja menggelontorkan anggaran untuk Riau Air, seolah-olah DPRD tak tahu permasalahan di BUMD ini, atau mereka tutup mata,” kata Usman.

Belakangan, pada 2012 DPRD baru berhenti menganggarkan dana untuk Riau Air. Itu pun setelah beberapa tahun Riau Air tak lagi beroperasi. Seharusnya, menurut Usman dari dulu DPRD Riau melakukan ini, melakukan evaluasi sebelum menggelontorkan anggaran. “Jadi selama ini bagaimana kinerja DPRD berkaitan dengan Riau Air ini,” Tanya Usman.

“Kita melihat seolah-olah ada pembiaran yang dilakukan oleh DPRD selama ini, bahkan tidak tertutup kemungkinan adanya konspirasi antara DPRD Riau, Pemprov dan Riau Air untuk menggerogoti APBD Riau,” kata Koordinator Forum Indonesia Untuk Transparansi (Fitra) Riau, Usman, SE.

Jika ingin tetap mempertahankan Riau Air, menurut Usman DPRD, Riau Air dan Pemprov Riau harus menunjukkan pertanggungjawaban Riau Air selama ini.(aa)
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini