Empat Cabor Target Lumbung Emas Indonesia di Asian Games

Redaksi Redaksi
Empat Cabor Target Lumbung Emas Indonesia di Asian Games
Foto: Republika/Prayogi
Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana (kiri).

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah menetapkan target Indonesia menembus peringkat 10 besar Asian Games 2018. Target itu membuat Kontingen Garuda minimal harus meraih 11 medali emas. Kemenpora telah menetapkan cabang olahraga (cabor) yang akan menjadi andalan mendulang emas. Empat cabor tersebut, yakni pencak silat, paralayang, jetski, dan bridge

"Ada empat cabor dengan 32 nomor pertandingan baru yang tidak dipertandingkan saat di Incheon. Itu memang kita usulkan," ujar Mulyana saat mempresentasikan tentang kesiapan Indonesia menuju Asian Games 2018 di Jakarta, Kamis (2/8).

Ia menerangkan, target peringkat tersebut mengacu pada posisi Indonesia saat Asian Games 2014. Empat tahun lalu di Incheon, Korea Selatan (Korsel), Indonesia berada di peringkat ke-17 dengan perolehan empat medali emas. 

Mulyana mengatakan, kalkulasi di internal Kemenpora memungkinkan target 10 besar bisa tercapai. Sebab pada Asian Games 2018, akan dipertandingkan 40 cabor dengan 465 nomor pertandingan. Empat tahun lalu, hanya ada 36 cabor dengan 439 nomor pertandingan. 

Jumlah cabor dan nomor pertandingan yang lebih banyak saat Asian Games 2018, membuat Kontingen Indonesia punya potensi memperbanyak perolehan medali emas dibandingkan saat Asian Games 2014. Terutama dari empat cabor yang jadi andalan tersebut. Silat punya 16 nomor pertandingan, paralayang enam, jetski empat, serta bridge enam nomor perlombaan. Total 32 nomor pertandingan ini menjadi potensi lumbung medali emas Indonesia. 

"Di empat cabor ini yang kita maksimalkan untuk bisa mendulang emas sebanyak-banyaknya selain cabor lain yang juga berpeluang menghasilkan emas. Ada bulu tangkis, taekwondo, wushu, angkat besi, rowing, dan kano," kata Mulyana. 

Mulyana memaparkan, target 10 besar di Asian Games 2018 juga dengan melihat sebaran medali emas seluruh peserta Asian Games 2014. Ia menerangkan, menengok hasil perolehan medali Incheon empat tahun lalu, Cina dominan sebagai juara umum dengan 151 medali emas. Jumlah ini membuat rivalitas 10 negara besar tampak senjang. Sebab Korsel yang berada di peringkat kedua cuma berhasil menguasai 79 medali emas. 

Sedangkan di peringkat kesembilan dan kesepuluh ada Cina Taipei dan Qatar yang sama-sama meraih 10 medali emas. Sehingga, kata Mulyana, melihat sebaran medali dan kalkulasi kekuatan Indonesia pada empat cabor unggulan membuat Kemenpora percaya raihan 11 emas dapat mengantarkan Indonesia ke 10 besar.

Secara keseluruhan, menurut Mulyana, Indonesia berpeluang meraih 16 hingga 20 emas di Asian Games 2018. Itu prediksi hasil perhitungan antara Kemenpora dengan tiap induk cabang olahraga.

Asian Games 2018 akan dibuka pada 18 Agustus 2018. Sebanyak 45 negara akan ambil bagian. 

Prestasi terbaik Indonesia di Asian Games terjadi pada 1962 saat menjadi tuan rumah. Saat itu Indonesia menjadi runner-up di bawah Jepang.

(republika.co.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini