Bilbao Juara Supercoppa de Espana di Kandang Barca

Redaksi Redaksi
Bilbao Juara Supercoppa de Espana di Kandang Barca
foto: Reuters
Athletic Bilbao merayakan gelar Supercoppa de Espana di Camp Nou
BARCELONA – Mengemban misi berat dengan modal kekalahan 0-4 di leg pertama, membuat Barcelona terbebani menjalani leg kedua saat menjamu Athletic Bilbao. Tak ada laga pembalasan. Nyatanya adalah Barca harus melihat Bilbao merayakan gelar Supecoppa de Espana 2015 di markas mereka, Camp Nou, Selasa (18/8/2015) dini hari WIB.

Mimpi Luis Enrique untuk meraih gelar kelima dalam menukangi Blaugrana pun pupus sudah. Barca hanya bisa bermain imbang 1-1, yang artinya Bilbao menang agregat 5-1. Derita Barca bertambah, ketika di babak kedua mereka kehilangan Gerard Pique karena mendapatkan kartu merah.

Jalannya pertandingan:

Babak pertama

Tugas berat harus dijalani Luis Enrique demi gelar kelimanya melatih Barcelona. Ia harus membuat lima gol ke gawang Athletic Bilbao, jika ingin mengamankan trofi Supercopa de Espana.

Takluk 0-4 di leg pertama oleh Bilbao, Barca harus mengejar minimal lima gol balasan. Perubahan pun dilakukan Enrique pada leg kedua yang berlangsung di Camp Nou.

Salah satunya dengan memasang Claudi Bravo di bawah mistar gawang. Sebelumnya Enrique mempercayakan Marc Ter-Stegen untuk mengawal gawang Blaugrana.

Sedangkan Rafinha dicadangkan untuk memberi kesempatan Andres Iniesta untuk membuat peluang gol kepada trio lini depan yang diisi Luis Suarez, Lionel Messi, dan Pedro Rodriguez. Sementara Neymar da Silva belum bisa diturunkan karena sakit tenggorokan.

Setelah berbagai upaya, akhirnya Barcelona menemukan gol pertama. Tepatnya menit 43 di mana Lionel Messi membuka gol hasil memanfaatkan umpan dari Luis Suarez. 1-0 Barca memimpin hinga babak pertama berakhir, namun Bilbao masih unggul agregat 1-4.

Babak dua:

Lepas turun minum Barca masih mendominasi jalannya laga atas Athletic Bilbao demi bisa mengejar empat gol sisa. Sayang rasa frustrasi yang mendera mereka membuat salah satu pemainnya terlihat emosi.

Seperti yang terjadi pada Gerard Pique menit 56. Kekasih dari Shakira itu terlampau emosi dan melontarkan protes keras terhadap hakim garis, alhasil Pique harus keluar dari lapangan karena diganjar kartu merah.

Bermain dengan 10 pemain tak membuat serangan Barca luntur. Bahkan pergerakan Suarez dan Messi masih membahayakan lini bertahan Bilbao yang masih bermain disiplin.

Bilbao yang bermain lepas, justru mendapatkan keuntungan dari kepanikan tuan rumah. Menit 74, Aduriz mencetak gol penyeimbang usai berdiri bebas menerima umpan dari rekan setimnya.

Tersisa lima menit, Bilbao mendapatkan kartu merah, setelah Kike Sola melakukan pelanggaran keras terhadap Javier Mascherano. Alhasil kedua klub bermain dengan 10 pemain.

Meski kini berada dalam keadaan imbang jumlah pemain, misi berat yang dijalani Barca tampaknya gagal tercapai. Terlebih setelah wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir dengan kedudukan 1-0. Messi cs pun harus merelakan gelar juara jatuh ke tangan Bilbao.

Bagi Bilbao, ini merupakan gelar Supercoppa de Espana mereka untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya Raksasa San Mames itu meraihnya pada 1984.

Susunan Pemain:

Barcelona:13. C. Bravo, 24. J. Mathieu, 6. Dani Alves, 3. Piqué, 14. J. Mascherano, 8. Iniesta, 4. I. Rakitić (Sandro Ramirez 68`), 5. Busquets, 10. L. Messi, 9.L. Suárez, 7. Pedro (Munir 68`)

Athletic Bilbao: 1. Iraizoz, 24. Balenziaga, 2. Bóveda, 16. Etxeita (Elustondo 68`), 4. A. Laporte, 18. Gurpegi, 14. Susaeta, 7. Beñat (Rico 83`), 10. De Marcos, 5. Eraso, 20. Aduriz (Kike Sola 81`)

(fir/okezone)

Tag:
de

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini