Desakan Semakin Kuat, Masyarakat Bangko dan Aliansi Mahasiswa Rohil Tuntut Karaoke See You Ditutup Permanen

Redaksi Redaksi
Desakan Semakin Kuat, Masyarakat Bangko dan Aliansi Mahasiswa Rohil Tuntut Karaoke See You Ditutup Permanen
Aksi warga yang mengatasnamakan seluruh elemen masyarakat dan aliansi mahasiswa Kabupaten Rokan Hilir menyuarakan penutupan THM karaoke See You.(Foto: Ist)

ROHIL - Pascaterjadinya pembunuhan di lokasi karaoke See You Jalan Utama Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir terhadap dua warga, masyarakat Bagansiapiapi tak hentinya menyuarakan tuntutan agar tempat hiburan itu ditutup permanen.

Permintaan itu disampaikan warga baik melalui sosial media maupun pemberitaan sejak peristiwa berdarah yang menewaskan seorang anggota polisi, Bripka Lestari Chandra itu terjadi.

Pada Kamis (3/4/2025), dari Mesjid Agung Al-Ikhlas Bagansiapiapi, tuntutan penutupan Karaoke See You kembali menggema. Sekelompok orang yang mengatasnamakan seluruh elemen masyarakat dan aliansi mahasiswa Kabupaten Rokan Hilir menyuarakan penutupan THM karaoke See You.

"Kenapa video pernyataan sikap ini dibuat dalam masjid, ini ada kaitannya tentang amar maruf nahi mungkar," Imbuh Satria Sastra, salah satu inisiator yang mengadakan video pernyataan sekaligus penanggung jawab.

Siapapun, kata Satria boleh datang ke bumi Melayu. Orang Melayu tidak kenal kebencian. Siapapun juga boleh mencari makan di kampung ini.

"Kalau kalian haus, minum air dari sungai kami, Kalau kalian panas berteduh di bumi kami Melayu ini, Tapi kalau kalian mengusik marwah dan martabat Melayu, kami pastikan gelap matahari untuk kalian pendatang di Kabupaten Rokan Hilir ini," demikian pesannya.

Seperti diketahui sebelumnya, Ahad (30/2/2025) lalu, seorang petugas keamanan THM See You terlibat keributan dengan sekelompok pengunjung. Cekcok ini berujung pada penikaman yang dilakukan oleh petugas keamanan THM tersebut terhadap tiga warga.

Satu di antara dua korban meninggal dunia adalah anggota kepolisian, Bripka Lestari Chandra dan seorang lagi warga bernama Rinto. Sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan medis dan sudah mulai membaik.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini