Berikan Pemahaman dan Komunikasi Humanis Kunci atasi Penolakan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Redaksi Redaksi
Berikan Pemahaman dan Komunikasi Humanis Kunci atasi Penolakan Pemulasaran Jenazah Covid-19
Pemakanan jenazah pasien terpapar Covid-19.

PEKANBARU - Penolakan pemulasaran jenazah pasien meninggal karena terkonfirmasi positif Covid-19 masih banyak terjadi di berbagai rumah sakit di Riau, Diantaranya di Kota Pekanbaru, meski sebelumnya pasien yang meninggal sudah dinyatakan positif sesuai hasil swab PCR laboratorium.

Penolakan dari keluarga tersebut, juga terindikasi masih tingginya tingkat tidak kepercayaan masyarakat terhadap Covid-19 dan keberatan pemakaman jenazah yang harus dilakukan di lokasi pemakaman yang disediakan pemerintah.

Namun, menurut Kepala RS Bhayangkara Polda Riau, AKBP drg Agung Hadi Wijanarko Sp BM melalui Kasubbid Yanmed Biddokkes Polda Riau Kompol Supriyanto, penolakan keluarga terhadap pasien Covid-19 tersebut, sebenarnya buka permasalahan berat. Tapi tergantung cara komunikasi dengan keluarga pasien, karena ini menyangkut perasaan keluarga dalam suasana berduka.

"Secara prosedur dan aturan, penolakan keluarga ini memang salah, tapi, kita tidak langsung mengedepankan itu dan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dihadapai saat ini. Dimana kuncinya pada komunikasi dan pemberian pemahaman terhadap keluarga maupun masyarakat lainya," kata Supriyanto, Selasa (3/8/2021).

Hal itu jelas Supriyanto, juga sesuai yang dilaksanakan petugas RS Bhayangkara Polda Riau selama ini. Dimana semenjak ditetapkan sebagai tim dalam membantu pemulasaran jenazah pasien meninggal akibat Covid-19 melalui telegram Kapolda Riau Nomor: ST/520/IV/BIN1./2020 lalu sudah ada sebanyak 127 Jenazah Covid-19 dari 13 rumah sakit dan Puskesmas di Pekanbaru yang ditangani RS Bhayangkara. Beberapa diantaranya juga ada penolakan dari keluarga, namun tetap bisa dilaksanakan dengan baik dan diterima oleh keluarga.

"Artinya semua itu kembali pada komunikasikan kita dan cara memberikan pemahaman kepada masyarakat," ujarnya.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini