Zulfan Hamid Sorot Merosotnya Akhlak dan Moral

Redaksi Redaksi
Zulfan Hamid Sorot Merosotnya Akhlak dan Moral
Sekdakab Kampar Zulfan Hamid menyerahkan bantuan pembangunan masjid dari Jamaah Safari Ramadhan Pemkab Kampar.
SIAK HULU, riaueditor.com- Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kampar Zulfan Hamid dalam Safari Ramadhannya kali ini memaparkan program pembangunan Lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar dihadapan Jamaah Masjid Wahiddun Dusun I Desa Baru Kecamatan Siak Hulu, Sabtu (19/7) malam.

Zulfan Hamid yang juga Ketua Tim III rombongan Safari Ramadhan 1435 H, pada sambutannya Zulfan Hamid menitik beratkan kepada pilar pertama yakni peningkatan Akhlak dan Moral di masyarakat Kabupaten Kampar.
 
Sekdakab Kampar prihatin akan semakin merosotnya akhlak dan moral di tengah masyarakat Kabupaten Kampar, Zulfan mencontohkan pengaruh narkoba dan penyalahgunaan obat-obat terlarang di Kabupaten Kampar, "telah banyak kita temui disekitar kita bahaya Narkoba, anak, kemenakan, cucu menjadi korban barang haram tersebut ujarnya.
 
Oleh sebab itu kata Zulfan, tidak salah apabila Pemda Kampar mengambil suatu program untuk menghalau kenakalan remaja dan peredaran Narkoba melalui programnya mencanangkan Maghrib mengaji, dan mematikan Televisi hingga selesainya waktu sholat Isya.

Lebih jauh Zulfan menjelaskan sesuai dengan visi dan misi pembangunan Kampar dengan lima pilar sebagai pedoman pembangunan untuk tercapainya sasaran akhir yaitu terwujudnya zero kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuhnya.
 
Hal pertama yang dilakukan harus dilandasi dengan perbaikan akhlak dan moral terlebih dahulu karena itu landasan lima pilar pembangunan meletakkan peningkatan Akhlak dan moral pada urutan pertama. Zulfan mengajak seluruh masyarakat untuk dapat mencintai masjid, dengan begitu pasti mencintai agama seperti senang membaca alquran, sholat, kalau sudah begitu prilaku kita tentu memiliki akhlak dan moral yang baik, "Insyaallah apa yang dilaksanakan untuk pembangunan akan memberikan hasil yang baik pula," kata Zulfan.
 
Zulfan Hamid menjelaskan Safari ramadhan bukan saja semata kunjungan dan sekadar tatap muka, melaksanakan buka puasa dan tarawih bersama tetapi bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahim antara Pemerintah Kabupaten dengan masyarakat, Pemerintahan desa dan Pemerintah Kecamatan, serta untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus sebagai penyampaian berbagai program yang telah dan sedang dilaksanakan Pemda Kampar.

Kades Desa Baru M. Harris Ch ketika menyampaikan sambutannya berharap kepada Sekda dan untuk dsampaikan kepada Bupati Kampar bahwa mesjid di Desa Baru lebih banyak kekurangan dari pada kelebihannya, karena di Desa Baru ini terdapat 6 mesjid  dan 7 musholah yang semuanya belum menyelesaikan pembagunannya 100%, masih banyak kekurangannya, ujar M. Harris.
 
M. Harris juga berharap kepada Pemdakab Kampar dapat secara bertahap membantu menyelesaikan pembagunan rumah ibadah yang ada di Desa Baru. M. Harris mencontohkan Mesjid tempat safari ini juga membutuhkan dana sekitar 60 juta hingga selesai, dan di dusun II juga terdapat mesjid Nurul Huda yang di perkirakan menelan biaya juga 60 juta hingga selesai. M. Harris menambahkan pihaknya selama ini tidak hanya menunggu uluran tangan dari Pemda saja, melainkan segala kekurangan rumah ibadah ini telah kami anggarkan pada Musrembangdes lalu.
 
Pada malam safari Ramadhan di desa baru ini Zulfan Hamid beserta rombongan tim III berhasil mengumpulkan uang sumbangan dari Tim Safary untuk pembangunan masjid sebesar Rp 12,5 juta rupiah dana ini berasal dari sumbangan dan donatur dari rombongan safari itu sendiri dan Zulfan Hamid menambahkan, sisa kekurangan akan dimasukkan pada APBD kedepan.(sy)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini