Ratusan Ekor Burung Ikuti Kontes Kicau Mania di Bangkinang

Redaksi Redaksi
Ratusan Ekor Burung Ikuti Kontes Kicau Mania di Bangkinang
smi/riaueditor.com
BANGKINANG, riaueditor.com- Minggu (11/5/2014), Lapangan Merdeka Bangkinang ramai dikunjungi. Lapangan itu merupakan tempat digelarnya kontes kicau mania yang diikuti oleh ratusan ekor burung dari berbagai daerah. Berbagai macam jenis burung memamerkan keindahannya dalam kontes tersebut.

Selain keindahan dalam mengeluarkan suara kicauan, burung-burung itu juga memamerkan bulu mereka yang indah. Seakan, kontes kicau mania itu menjadi "surga" bagi pecinta burung dari berbagai daerah berkumpul pada acara sehari tersebut.

Adapun peserta datang dari Kampar sendiri, Rokan Hulu, Pekanbaru dan Siak. Bahkan, ada juga peserta yang jauh-jauh datang dari Sumatera Barat. Yakni, Bukit Tinggi dan Payakumbuh.

Kontes itu memperlombakan tujuh kelas dan dan lima kelas insert untuk burung yang sejenis. Diantaranya, insert Rp. 50.000, insert Rp. 80.000, insert Rp. 100.000, insert Rp. 150.000 dan insert Rp. 200.000, insert. Totalnya ada sebanyak 22 kategori lomba.

Peserta mengikuti lomba rata-rata lebih dari satu kali. Di antaranya, Kenari, Kacer, Cucak Hijau Polos, Murai Batu, Kapas Tembak dan Ove Bird. Masing-masing bertanding sebanyak tiga kali. Sedangkan khusus untuk Ciblek dan Pleci hanya diperlombakan satu kali.

Pemenang terbanyak diraih oleh peserta dari Pekanbaru. Sedangkan peserta dari Kampar dan Rokan Hulu hanya mendapat peringkat pertama masing-masing satu kali. Peringkat di bawahnya, masing-masing diraih oleh peserta dari Bukit Tinggi. Ada juga dari Kampar dan Rohul.

Tiap pemenang mendapat hadiah berupa uang tunai dengan jumlah beragam. Mulai dari Rp. 200.000 sampai Rp. 3,5 juta. "Kita berharap, event seperti ini dilaksanakan dengan rutin. Kegiatan seperti ini adalah surga bagi pecinta burung," ujar Arie Andhika Adikresna selaku Penasehat Bangkinang Raja Berkicau Bird Club (Barber BC) seusai kontes, Minggu (11/5/2014) sore.

Kebetulan yang jadi tuan rumah kontes itu adalah Barber BC. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai hakim ini menuturkan, kontes diharapkan bisa memotivasi pecinta burung untuk melestarikan burung di Indonesia. Sehingga motivasi itu tertular kepada masyarakat awam.

Arie mengapresiasi seluruh peserta yang ikut ambil bagian dalam kontes. Disebutkan, berdasarkan catatan pihak penyelenggaran, tak kurang dari 800-an ekor burung ikut dalam kontes. "Ini adalah sebuah event luar biasa. Menandakan masih banyaknya pecinta yang siap melestarikan populasi burung," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Nanang menyebutkan, pihaknya menghadirkan juri yang berpengalaman. Yakni Tim Juri Ronggo Lawe yang sudah sangat dipercaya di daerah Riau.

Disebutkan, kategori yang dipertandingkan dalam kontes yakni, durasi atau lama burung berkicau, variasi atau macam bunyi kicauan, power atau kekuatan kicauan yang dikeluarkan dan gaya atau gerak tubuh burung saat berkicau. "Nilai yang tertinggi adalah 38 poin untuk juara pertama," jelas Nanang. (Smi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini