Perang Air Tradisi Imlek di Meranti

Polisi Kewalahan Amankan Lalu Lintas
Redaksi Redaksi
Perang Air Tradisi Imlek di Meranti
ist.net
Perang Air Tradisi Imlek di Meranti.
SELATPANJANG, riaueditor.com- Seperti tahun-tahun sebelumnya, dalam memeriahkan hari raya Imlek sejumlah masyarakat thionghua dan wisatawan meramaikan jalanan ibu kota Kabupaten Kepulauan Meranti, Selatpanjang (19/02), dengan melemparkan air kepada sejumlah pengunjung.

Bermain perang air ini menjadi tradisi dan sangat diminati masyarakat dalam memeriahkan hari raya Imlek dengan sejumlah konsep yang telah teratur sejak turun temurun. Bermain perangan air juga mereka lakukan dengan menggunakan tembakan busa sejenis sabun atau buih yang sudah dipersiapkan sebelum perayaan Imlek di kabupaten Meranti ini.

Berdasarkan pantauan riaueditor.com, antusias masyarakat thionghua sangat terlihat jelas mengikuti permainan yang telah mereka rencanakan ini.

Sejumlah anggota kepolisian dari Mapolres Kepulauan Meranti juga tampak mengatur keamanan lalu lintas, seperti di jalan Diponegoro dan Jalan Kartini.

Menurut Ipda Asril Sos selaku KBO Lantas mengatakan kepada wartawan, hari ini hari yang melelahkan, cukup lelah mengatur lalu lintas dari keramaian masyarakat yang melintasi jalan yang telah ditentukan.

"Walaupun lelah, tapi kami tetap bersemangat untuk mengatur lalu lintas ini, karena kami sebagai anggota Kepolisian pengamanan lalu lintas menjadi tanggunggungjawab kami mengamankan kegiatan masyarakat thionghua ini," terang Asril.

Kami akan tetap mengamankan lalu lintas ini hingga pukul 18:30 Wib, atau mungkin bisa lebih dari waktu yang sudah kita tentukan, mengingat ramainya pengunjung yang bermain perangan dengan senjata air ini," tegas Asril.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini