Jika Tak Penuhi Tuntatan, Warga Ancam Blokir Akses Jalan PT Serikat Putra

Redaksi Redaksi
Jika Tak Penuhi Tuntatan, Warga Ancam Blokir Akses Jalan PT Serikat Putra
zul/riaueditor.com
Jika Tak Penuhi Tuntatan, Warga Ancam Blokir Akses Jalan PT Serikat Putra.
BANDAR PETALANGAN, riaueditor.com - Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Bandar Petalangan yang terdiri dari Camat, Danramil dan Kapolsek Bunut menjadi mediasi penyelesaian konflik antara tokoh masyarakat Kelurahan Rawang Empat, M Yunus Syam dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Serikat Putra.

Pertemuan digelar di Kantor Camat dihadiri oleh Camat Amri Juharza, Danramil Bunut Kapten Suyanto, Kapolsek Bunut yang diwakili oleh Aiptu Zulkarnain dan Brigadir Hermanto. Serta pihak yang bertikai, M Yunus Syam dan sejumlah manajemen PT Serikat Putra, Anang Wahyu Wibowo, Wajli Ali, Siagian dan Muslimin.

Menurut M Yunus Syam, pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas sengketa beberapa waktu yang lalu, namun belum ada titik terang. Dikatakan Yunus Syam, perusahaan hingga sekarang sama sekali tidak ada kepedulian terhadap masyarakat, terlebih dalam peningkatan perekonomian masyarakat.

Beberapa point tuntutan M Yunus diantaranya meminta kepada perusahaan agar bisa merelokasi ternak sapi yang berada di belakang masjid Kelurahan Rawang Empat ke areal perkebunan perusahaan dan dibina melalui program CSR.

"Tuntutan lainnya menyangkut akses yang dilewati perusahaan yang masih berstatus hak milik saya hingga dua pekan ke depan bila tak ada penyelesaian, maka akses akan kembali di blokir," jelas M Yunus, Senin (1/6).

Manajemen PT SP, Anang Wahyu Wibowo menyampaikan, bahwa persoalannya amat dilematis terkait relokasi ternak masyarakat ke areal perkebunan perusahaan. Kendati demikian, perusahaan akan berupaya untuk menempatkan hewan ternak di areal yang dinilai tak bermasalah.

"Kemudian terkait akses yang dilewati oleh perusahaan, persisnya di Simpang Empat Maliki sepengetahuan saya telah diganti rugi. Namun begitu, terkait keabsahan dan legalitasnya akan kita pelajari lebih lanjut. Untuk tuntutan lainnya pada prinsipnya akan senantiasa berkomitmen dan peduli," jelas Anang. (zul)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini