Gemasaba Gelar Seminar Perkokoh Jiwa Pancasila

Pemuda Harus Membumikan Pancasila
Redaksi Redaksi
Gemasaba Gelar Seminar Perkokoh Jiwa Pancasila
humas bengkalis
Gemasaba Gelar Seminar Perkokoh Jiwa Pancasila
BENGKALIS, riaueditor.com - Memperingati hari lahirnya Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Kabupaten Bengkalis mengelar seminar bertema Memperkokoh Jiwa Kebangsaan Kader Bangsa. Kegiatan dilaksanakan di aula Hotel Surya, Jalan Panglima Minal Senggoro, Bengkalis.

Hadir dalam seminar ini tokoh sentral PKB Bengkalis, yakni Ketua DPC PKB Bengkalis, Misliadi dan Sekretaris Irmi Syakip Arsalan. Turut hadir sebagai pembicara H Masdarudin,MAg, Ketua Nahdatul Ulama (NU) Bengkalis, H Amrizal MAg, Ketua MUI Bengkalis serta tokoh muda Bengkalis, Riza Zuhelmy serta puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Ketua DPC PKB Bengkalis didampingi Sekretaris, Irmi Syakip Arsalan, dalam sambutannya mengharapkan, bersempena dengan peringatan hari lahir Pancasila, bangsa Indonesia bisa untuk membumikan jiwa Pancasila. Melalui Gemasaba, membumikan jiwa Pancasila bisa dilaksanakan dengan acara seperti ini.

"Dengan Gemasaba ini, kita berupaya untuk mengajak anak muda bangsa seperti mahasiswa untuk kembali membumikan jiwa Pancasila," ujar Misliadi.

Ketua MUI Bengkalis, H Amrizal, dalam materinya mengajak kawula muda untuk menghilangkan
fanatisme dan sukuisme yang berlebihan agar semangat kebangsaan bisa tumbuh dengan sendirinya.

Sedangkan Riza Zuhelmy dalam materinya lebih menekankan mahasiswa untuk kembali pada peran seperti masa-masa pergerakan nasional. Riza berpesan agar mahasiswa tidak jangan takut atau enggan ikut berpolitik.

Dengan gaya khas seorang aktivis, Riza Zuhelmy mengimbau agar adik-adik mahasiswa selalu membudayakan diskusi, meningkatkan kapasitas kepemimpinan dalam diri, mendorong pemerintah agar melahirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat serta mengawal semangat ekonomi kekeluargaan dalam upaya membendung hegemoni ekonomi kapitalis global.

"Mahasiswa harus kembali berperan seperti pada masa pergerakan nasional, agar tujuan kebangsaan kita dapat terwujud. Kalau tidak, maka organisasi politik akan dikuasai oleh anasir-anasir kapitalis dalam sistem Pemilu yang proporsional terbuka, dan Pilkada/ Pilpres langsung ini dan itu jauh dari semangat dan cita-cita Pancasila dalam mewujudkan demokrasi politik dan demokrasi ekonomi (socio demokrasi) di Indonesia," papar Riza Zuhelmy.

Seminar yang ditaja Gemasaba yang merupakan organisasi sayap PKB ini terlihat berlangsung akrab dan penuh semangat. Seminar juga diisi dengan tanya jawab dari peserta yang dijawab oleh nara sumber.(der/ch)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini