Eni Sudah Menunggu 2 Tahun, RLHnya Tak Kunjung Selesai

Redaksi Redaksi
Eni Sudah Menunggu 2 Tahun, RLHnya Tak Kunjung Selesai
ram
Kondisi RLH di Kepenghuluan Sungai Nyamuk yang tak kunjung Selesai di Kecamatan Sinaboi
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) untuk warga yang tinggal di Kepenghuluan Sungai Nyamuk hingga kini tak kunjung selesai. Pastinya warga mulai gerah dan mengeluhkan masalah sosial ini.

Ternyata masih ada tiga Unit Rumah Layak Huni (RLH) di Kepenghuluan Sungai Nyamuk menggunakan anggaran tahun 2014 tak kunjung selesai dikerjakan oleh pelaksana proyek (kontraktor). Bahkan dari pembangunan yang dilaksanakan RLH yang dibangun baru siap sekitar 40 persen.

"Kita sudah menunggu dua kali lebaran namun rumahnya tak kunjung selesai. Sekarang ini kami terpaksa harus tinggal di pondok itu bersama anak-anak," ujar Ibu Eni seperti yang disampaikan Tarno (45), bagaimana warga mengeluhkan pembangunan RLH di Kepenghuluan Sungai Nyamuk yang tak selesai.

Menurut Tarno, pekerjaan ketiga RLH di kepenghuluannya dimulai pada bulan Juli 2014 lalu. Namun karena bahan tidak ada makanya pekerjaan tersebut terbengkalai.

"Kata pemborongnya gitu, bahan tidak ada," ungkap Tarno.

Sementara, salah seorang penerima RLH, Eni mengaku kesulitan karena Rumah Bantuan pemerintah tersebut hingga saat ini tak juga kunjung dikerjakan. Pasalnya sudah dua tahun menunggu, saat ini kami dan keempat anak-anak makan, tidur, mandi dan buang air semuanya di rumah ukuran 2x3 meter yang terletak di belakang bangunan RLH yang diterimannya.

"Kalau tau begini kejadiannya, rumah lama takkan kami bongkar. Itu pun papan berotinya diambil oleh pemborong buat papan mal segala. Kita minta Pemerintah memperhatikan kami orang kecil ini," ujarnya kecewa. (ram)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini