Diduga Asal Comot, Nama-nama Pengurus IKNR Dipertanyakan

Redaksi Redaksi
Diduga Asal Comot, Nama-nama Pengurus IKNR Dipertanyakan
Fag Zega
PEKANBARU, riaueditor.com – Ketika sebuah organisasi mencantumkan nama seseorang untuk menjadi pengurus, idealnya mendapat konfirmasi terlebih dahulu. Hal ini untuk memperoleh kepastian apakah orang yang akan dicantumkan namanya itu bersedia atau tidak.

Namun, berbeda dengan pengurus Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR) masa bhakti 2015 – 2019, nama-nama pengurus yang tercantum sebagaimana dirilis salah satu media online terbitan Pekanbaru, Sabtu (25/4), diduga asal comot. Alhasil, mereka mempertanyakan Ketua DPP IKNR, Sefianus Zai, terkait etika dalam menyusun kepengurusan organisasi yang ia pimpin tersebut.

Berdasarkan penelusuran dan hasil konfirmasi yang diperoleh Harian Detil, Jumat (22/5), tiga nama yang tercantum di keanggotaan bidang yakni, Arifin, Djon Anwar Waruwu dan Messawansyah Halawa, memprotes sikap Ketua DPP IKNR yang mencantumkan nama-nama mereka tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

"Pada dasarnya kita sangat mendukung kepengurusan IKNR dibawah kepemimpinan Sefianus Zai. Cuma yang menjadi persoalan, koq nama kita tiba-tiba tercantum sebagai pengurus tanpa sepengetahuan kita. Mereka ini kan orang-orang yang sudah punya pendidikan tinggi dan punya wawasan luas, koq etikanya seperti ini", ucap Messawansyah mempertanyakan yang namanya tercantum sebagai anggota bidang Pengembangan Pendidikan dan SDM.

Hal senada juga disampaikan Djon Anwar dan Arifin. Keduanya mengaku terkejut ketika membaca salah satu media online, namanya tiba-tiba tercantum sebagai anggota pengurus IKNR bidang Humas dan Hubungan Antar Lembaga.

"Sejak awal proses pemilihan melalui Mubes hingga terpilihnya Ketua, saya ngak tahu seperti apa. Nama saya koq tiba-tiba tercantum sebagai pengurus," ujar Djon Anwar.

Menyikapi hal itu, mantan Wakil Ketua IKNR priode 2011 – 2015, Fag Zega, meminta Sefianus Zai untuk mengklarifikasi pencantuman nama-nama pengurus tanpa konfirmasi tersebut secara terbuka. Pasalnya, jika hal ini dibiarkan berlarut-larut maka dapat menimbulkan perpecahan di tubuh organisasi.

Di sisi lain, Fag Zega juga mendesak instansi terkait terutama instansi pemerintah untuk melakukan verifikasi kepada masing-masing organisasi secara menyeluruh di Riau. Hal ini guna memastikan legalitas sebuah organisasi, apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku apa tidak, ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP IKNR, Sefianus Zai, menyampaikan permohonanan maafnya atas pencantuman nama-nama pengurus tanpa konfirmasi tersebut. Hal ini disampaikan Sefianus menjawab pesan singkat (SMS) Harian Detil via selularnya Kamis malam, (21/5).

"Saya pikir saya sudah sampaikan kemarin via inbox FB.....tapi kalau kenyataannya seperti itu ...maka saya mohon maaf. Sekali lagi saya mohon maaf", pesan Sefianus kepada Detil. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini