Rohul Punya Potensi Luar Biasa Kembangkan Sektor Pariwisata

Redaksi Redaksi
Rohul Punya Potensi Luar Biasa Kembangkan Sektor Pariwisata
Objek wisata Hapasan Roka Hulu.
PS.PANGARAIAN, riaueditor.com - Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pembangunan dan pengembangan ekonomi masyarakat di sektor kepariwisataan.

Informasi ini disampaikan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar), Kabupaten Rohul Yurikawati, Minggu (13/12). Menurutnya pembangunan pariwisata di Rohul selama ini lebih banyak penganggaran dari Pemprov Riau melalui dana APBN.

"Sesuai dengan visi-misinya, Provinsi Riau dalam menciptakan Bumi Lancang sebagai pusat dan kawasan Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara, sedangkan Melayu itu identik dengan Islam, untuk itu Rohul dikenal dengan Negeri Seribu Suluk secara otomatis sangat lekat dengan Agama Islamnya," paparnya.

Lanjutnya, Rohul banyak memiliki tokoh-tokoh yang warak dekat Allah, makanya di Rohul banyak surau-surau suluk, kemudian adanya Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Rohul sebagai simbol Kabupaten Rohul. "Ini termasuk potensi wisata religi yang harus kita kembangkan di masa-masa mendatang," tambahnya.

Masih Kadisbudpar Rohul, potensi lainnya, wilayah lingkungan bukit barisan, seperti Air Terjun Aek Matua, Goa Sikapir, Air Panas, Hapanasan, Cibogas dan lainnya.

"Alhamdulillah, untuk Hapanasan termasuk obyek wisata unggulan kita, selalu ada bantuan dari Provinsi Riau, bahkan pihak Pemprov dinilai sangat koperatif membantu kita," jelasnya.

Selain itu, Yurika menyampaikan kalau Rohul punya potensi wisata sejarah, seperti Benteng Tujuh Lapis Tuanku Tambusai dan Rantau Binuang Sakti (RBS) kelahiran Syekh Abdul Wahab Rokan, kedua tokoh ini, sudah punya nama di tingkat nasional bahkan internasional.

"Untuk Benteng Tujuh Lapis selama ini belum tersentuh, kita nanti merencanakan kalau di lokasi tersebut akan dibuat wisata Kampung Melayu, nanti akan tergambarkan bagaimana konsep keberadaan Rohul di bawah naungan lima luhak, sehingga kalau datang ke lokasi itu,  orang mengetahui tentang adat dan potensi sejarah dan kebudayaan di Negeri Seribu Suluk," bebernya.

Untuk, RBS, mulai dari tahun 2012 lalu, sambung, Yurika, tetap mendapat porsi anggaran dari dana APBN untuk membangun rumah suluk tersebut. "Tahun 2016 mendatang rumah suluk Syekh Abdul Wahab Rokan mendapat anggaran untuk pembangunan supaya lebih mantap kedepannya," tuturnya. (adv/humas)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini