Plt Sekda Buka Lomba Permainan Rakyat Bengkalis di Lapangan Pasir Andam Dewi

Redaksi Redaksi
Plt Sekda Buka Lomba Permainan Rakyat Bengkalis di Lapangan Pasir Andam Dewi
humas bengkalis
Plt Sekda Buka Lomba Permainan Rakyat Bengkalis di Lapangan Pasir Andam Dewi
BENGKALIS, riaueditor.com - Pemkab Bengkalis bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar lomba permainan rakyat. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt Sekda Bengkalis Arianto, Minggu (14/8/2016) di Lapangan Pasir Andam Dewi, Bengkalis sempena Hari Jadi Bengkalis Ke-504 dan Dirgahayu RI ke 71.

Lomba Permainan Rakyat ini diikuti kalangan pelajar se kota Bengkalis diantaranya mempertandingkan jenis permainan rakyat meliputi pertandingan layang-layang, gasing, lomba pacu karung, pacu terompa panjang, mengambil koin di jeruk dan permainan lainnya.

Turut hadir dalam pembukaan perlombaan permainan rakyat ini, Staf Ahli Bupati Haholongan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Amril Fachri, Kepala BPBD M Jalal, serta jajaran manajeman Bank BRI. 

Dalam sambutannya Plt Sekda Bengkalis, Arianto membacakan sambutan Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, seiring perkembangan zaman berbagai permainan rakyat yang menjadi salah satu kekayaan khasanah negeri ini sudah hilang terkikis. Bahkan jarang sekali kita dapat menyaksikan permainan tradisional dimainkan.

“Tidak hanya di tataran masyarakat perkotaan, ternyata berbagai permainan tradisional hilang di tataran desa. Padahal jika kita telisik lebih dalam, kehadiran permainan rakyat, selain sebagai sarana bermain dan hiburan, juga wahana pendidikan bagi anak-anak. Secara tidak langsung anak-anak kita dapat mempelajari pengetahuan, melatih kemampuan motorik, serta melestarikan budaya daerahnya sendiri,” ungkapnya.

Dikatakan Arianto, saat ini para orang tua bahkan tidak bisa lagi menyaksikan anak-anak mereka bermain gasing di halaman rumah, layang-layang, enggrang, patok lele dan petak umpet, serta permainan lainnya. Anak-anak saat ini cenderung menyenangi permainan game online.

Kondisi ini, kata Plt Sekda, tentu menjadi keprihatinan kita bersama, sehingga butuh kerja keras bagi kita semua pihak untuk mengangkat dan memperkenalkan permainan rakyat di kehidupan modern ini.

"Jangan sampai berbagai potensi permainan rakyat yang kita miliki hanya dimainkan oleh orang-orang tua, ketika acara tertentu," katanya.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, menyambut baik konsistensi panitia pelaksana untuk menjadikan permainan rakyat ini sebagai salah satu lomba yang terus dilaksanakan setiap tahunnya.

"Sebab selain dapat memeriahkan peringatan Hari Jadi Bengkalis dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, perlombaan seperti ini juga merupakan salah satu bentuk kerja nyata dalam melestarikannya,” tandas Arianto.

Kedepan perlombaan ini diharapkan menjadi media dalam membangun animo masyarakat, khususnya generasi muda di daerah ini dalam menggali, mengenali dan memahami nilai-nilai yang tersirat dan tersurat dari berbagai permainan rakyat yang ada dan sarat dengan kearifan dan tata nilai yang khas, serta mencintai dan bangga memainkannya.

"Lebih-lebih di saat sekarang ini dimana permainan-permainan pabrikan dari luar negeri kian menjamur di daerah ini," tukasnya.(der)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini