KEMAS Wakili Meranti di Ajang Kompetisi Musik Inovatif

Redaksi Redaksi
KEMAS Wakili Meranti di Ajang Kompetisi Musik Inovatif
bm2/riaueditor.com
Salah satu penampilan KEMAS Meranti.
SELATPANJANG, riaueditor.com Sebuah komunitas seni binaan Berty Asmara Spd, yaitu Komunitas Seni Muda Bernas (KEMAS) diberi kepercayaan untuk mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mengikuti ajang kompetisi music inovatif se provinsi Riau di Pekanbaru yang akan digelar pada 30 Agustus 2014 mendatang. Demikian yang disampaikan oleh  Ketua Kemas, Heru Sandar kepada sejumlah wartawan.
 
"Kita sangat berterimakasih kepada Disparpora kabupaten Kepulauan meranti. Terutama kepada pak Haji Ismail Arsyad yang telah mendukung dan mempercayai kami untuk ikut dalam ajang ini. Kesempatan ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, dan amanah masyarakat yang harus kami emban untuk mengharumkan nama kabupaten Kepulauan Meranti dan juga sekaligus amanah untuk mengembangkan seni budaya bangsa kita yang kini hampir punah," ucap Heru.
 
Dijelaskan Heru, dalam kompetisi yang akan digelar di gedung Idrus Tintin ini, anak-anak muda Meranti ini mengangkat sastra lisan yaitu Asrakal yang di komposeri oleh Muhadi Apriansyah. Sarakal sendiri merupakan budaya masyarakat yang saat ini hampir dilupakan, terutama oleh generasi muda.
 
"Biasanya asrakal ini hanya untuk orang tua, dengan kompetisi ini kita ingin memperkenalkan dan mengajak anak-anak muda untuk mengenal asrakal dan melestarikannya menjadi budaya daerah yang patut kita jaga," ungkapnya.
 
Sementara itu, humas KEMAS Tengku Harzuin Menambahkan, "Ini merupakan satu kehormatan bagi kami komunitas seni muda bernas Meranti. Anggota sudah berangkat pagi tadi, Jum`at (29/8) dan langsung didampingi pembina kami pak Berty Asmara, Spd, ujar Tengku Harzuin. (bm2)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini