Bupati Harris Sebut Danau `Tajwid` Berasal Dari Nama Pohon

Redaksi Redaksi
Bupati Harris Sebut Danau `Tajwid` Berasal Dari Nama Pohon
zul/riaueditor.com
Bupati Harris Sebut Danau `Tajwid` Berasal Dari Nama Pohon
LANGGAM, riaueditor.com - Danau Tajwid atau Kajuid adalah dari sebuah nama pohon yang berada di sekitar lokasi pinggiran danau. Pohon yang berbuah rasa asam dan buahnya akan gugur jika musim banjir tiba, buahnya jatuh menjadi makanan berbagai jenis ikan air tawar dan mengundang kehadiran berbagai jenis ikan dari Sungai Kampar yang tersambung ke Danau .

Demikian dikatakan Bupati saat memberikan keterangan kepada rombongan Majelis Kemajuan Pelalawan (MKP) yang melakukan kunjungan di Danau Tajwid Sabtu (31/10/2015). Menurut Bupati, musim gugur buah merupakan sebuah pertanda musim dan banyak ikan dilokasi sekitar Danau Tajwid.

"Danau Tajwid milik masyarakat adat. Selama ini dikelola oleh kaum adat bathin dan ninik mamak, dilelang setiap tahun menjadi salah satu tempat mencari ikan yang dikelola secara adat," papar Bupati.

Dijelaskan Bupati Harris, hasilnya untuk kebutuhan adat dan keagamaan. Jadi selama ini Danau Tajwid menjadi salah satu sumber mata pencarian masyarakat untuk mencari ikan. Sistem pengelolaannya dengan pelelangan setiap tahunnya melalui lelang adat.

"Sedangkan hutannya dan panorama alam sekitarnya belum termanfaatkan maksimal karena lokasi rawa dan belum ada fasilitas pendukung sebagai sarana prasarana," tukasnya.

Oleh karenanya, sambung Bupati Harris masyarakat adat Langgam menyerahkan Pengelolaan `Danau Tajwid` kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk mengangkat nilai tambah milik adat itu dengan berbagai potensi yang tersimpan didalamnya.

"Nilai tambah dalam hal ekonomi  pendapatan dan kemajuan kepada masyarakat adat setelah pengelolaanya di berikan kepada Pemerintah," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini