Pembukaan MTQ XIII Kabupaten Pelalawan Porak-poranda Akibat Hujan Badai

Redaksi Redaksi
Pembukaan MTQ XIII Kabupaten Pelalawan Porak-poranda Akibat Hujan Badai
zul/riaueditor.com
Bupati Harris tetap membacakan sambutan dibawah angin kencang dan hujan deras pada pembukaan MTQ Pelalawan yang ditemani ajudan menggunakan payung di podium.
PELALAWAN, riaueditor.com- Pembukaan MTQ XIII Tingkat Kabupaten Pelalawan di Kecamatan Pelalawan Selasa malam (17/6) porak-poranda akibat hujan deras yang disertai angin kencang.

Tak ada yang menyangka kalau hujan badai akan datang. Pasalnya, pada pelaksanaan agenda pelepasan pawai taaruf, matahari bersinar begitu
terik menyengat. Kondisi itu bahkan berlangsung hingga menjelang magrib.

Seremoni pembukaan yang dimulai pukul 20.00 WIB, hawa panas masih terasa dan tak terlihat tanda-tanda  hujan akan membasahi bumi
Pelalawan. Saat itu lapangan sepakbola sebagai tempat pelaksanaan MTQ terlihat dipadati para tamu dan undangan.

Namun keadaan berubah saat  Bupati Pelalawan HM Harris menaiki podium untuk menyampaikan kata sambutan. Belum usai Bupati membacakan
muqadimah, gerimis pun mulai membasahi dan semakin lebat.

Para undangan yang sebelumnya duduk di luar kemudian mulai merapat ke bawah tenda menghindari cucuran air hujan. Ujan yang turun semakin
deras pun memaksa para undagan yang duduk di tepi kian bergeser ke tengah.

Protokoler pun dengan sigap mengambil payung untuk melindungi Bupati yang tetap membacakan sambutan meski hujan semakin ganas. Agar pidato
tetap terlihat, ajudan Bupati menyinari dengan senter.

Tak hanya hujan deras, angin kencang pun mulai berhembus, hingga bias hujan yang tertiup angin kencang menerpa ke segala arah membasahi para
tamu yang sudah bergeser ke tengah tenda.

Akibat kuatnya hembusan angin, tiang tenda juga mulai goyang hingga akhirnya kain terpal penutup tenda tanggal dan nyaris terlepas dibawa angin.

Para kafilah pun berlari meninggalkan lapangan sepakbola yang mulai banjir tergenang air hujan. Para pengisi acara dan dewan juri pun melakukan hal serupa.

Tenda yang tadinya tampak kokoh pun mulai goyah, ditambah lagi bocor di beberapa titik mulai terasa. Namun Harris tetap menuntaskan sambutannya di tengah hujan badai yang sepertinya murka. Beberapa personil Satpol PP bergegas mengamankan tropi kebesaran MTQ yang dipajang di depan tenda utama.

Puncaknya, lampu tenda pun padam dan Bupati pun menyelesaikan kata sambutannya. Suasana semakin mencekam ketika gelap diiringi deru angin
kencang dan hujan deras.

Melihat keadaan yang tak terkendali, protokoler Pemkab langsung mengambil inisiatif dengan membubarkan acara dan memanggil mobil untuk
membawa para pejabat pulang ke Pangkalan Kerinci.

Pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Pelalawan tahun 2014 ini pun tanpa pemukulan beduk sebagai pertanda dimulainya perlombaan, tidak ada foto
bersama. Acara pun berakhir begitu saja oleh hujan deras disertai angin kencang.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini