Jangan Tunda Kewajiban Muslim, Bayar Upah Karyawan Sebelum Keringatnya Kering

Redaksi Redaksi
Jangan Tunda Kewajiban Muslim, Bayar Upah Karyawan Sebelum Keringatnya Kering
Ilustrasi

Riaueditor.com - ISLAM mengajarkan umatnya agar tidak menunda-nunda pelaksanaan kewajiban. Laksanakan kewajiban shalat, zakat, puasa, haji, bekerja, membayar utang, dan sebagainya sesegera mungkin.

Islam juga mengajarkan agar kaum Muslim bersegera membayar upah (gaji, honor) pekerja sebelum keringatnya kering.

Rasulullah Saw dalam sebuah hadits yang sangat populer memerintahkan pemberikan upah pekerja dilakukan sebelum keringat si pekerja kering. Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, Nabi Saw bersabda:

“Berikan kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering.” (HR. Ibnu Majah, shahih).

Maksud “sebelum keringatnya kering” adalah sesegera mungkin atau tepat waktu sesuai dengan kesepakatan.

Al-Munawi berkata, “Diharamkan menunda pemberian gaji, padahal mampu menunaikannya tepat waktu. Yang dimaksud memberikan gaji sebelum keringat si pekerja kering adalah ungkapan untuk menunjukkan diperintahkannya memberikan gaji setelah pekerjaan itu selesai ketika si pekerja meminta walau keringatnya tidak kering atau keringatnya telah kering.” (Faidhul Qodir).

Upah dan utang biasanya disertai kesepakatan atau janji. Al-Quran dengan jelas mengajarkan agar kita menaati janji itu:

“…Dan penuhilah janji karena janji itu pasti diminta pertanggungjawabannya.” [QS. Al-Isrâ’: 34].

KEZHALIMAN

Menunda penurunan gaji pada pegawai, juga menunda kewajiban lain seperti membayar utang, padahal mampu menyegerakannya, termasuk kezholiman (perbuatan aniaya), sebagaimana sabda Nabi Saw:

“Menunda penunaian kewajiban (bagi yang mampu) termasuk kezholiman” (HR. Bukhari dan Muslim).

Bahkan Rasulullah Saw mengingatkan:

“Siapa saja yang berutang, sedang ia berniat tidak melunasi utangnya maka ia akan bertemu Allâh sebagai seorang pencuri.” [HR Ibnu Majah]

Semoga kita terhindar dari sikap menunda-nunda kewajiban, termasuk membayar upah pekerja dan utang, agar Allah SWT pun tidak menahan rezeki dan keberkahan pada kita, juga agar kita tidak menyakiti dan menganiaya sesama. 

Amin! Wallahu a’lam bish-shawabi.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini