Bupati Jefry Noer: Jadikan Kegiatan MTQ Lebih Bermakna

Redaksi Redaksi
Bupati Jefry Noer: Jadikan Kegiatan MTQ Lebih Bermakna
sy/riaueditor.com
Bupati Kampar H Jefry Noer menerima piala bergilir MTQ Tingkat Kabupaten Kampar dari Camat Kampar Timur.
KAMNPAR, riaueditor.com - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Kampar yang ke 47 hendaknya bisa lebih bermakna dan tidak sia-sia saja pelaksanaannya. Jangan jadikan kegiatan MTQ ini hanya dijadikan suatu kegiatan rutinitas saja.

“Tahun kemarin yang ke 46, sekarang ke 47 dan besoknya ke 48, jangan itu saja, kalau itu yang terjadi hanya untuk rutinitas saja, maka uang APBD yang kita hamburkan untuk pelaksanaannya itu hanya akan sia-sia saja, sama saja seperti menyiram garam dilautan, tidak akan ada manfaatnya sedikitpun”

Hal itu ditekankan Bupati kampar H Jefry Noer pada saat memberikan sambutan pada acara pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Kampar ke 47 yang dilaksanakan di lapangan Panca kecamatan Salo, Selasa (24/5) malam.

“Untuk itu saya mengajak diri saya dan seluruh masyarakat, mari kita jadikan MTQ ini betul-betul dalam rangka untuk memperbaiki diri kita, kita amalkan makna yang terkandung dalam kegiatan MTQ ini,” katanya.

Dikatakannya, kalau melihat kejadian-kejadian yang terjadi di Kabupaten Kampar saat sekarang ini mulai dari narkoba, pelecehan sexual, perjudian ini tidak berkurang malahan bertambah, maknanya kegiatan MTQ sebelumnya tidak ada kesan, yang juara-juara juga nanti dia juara tidak ada kesan, hanya mendapat juara setelah itu dapat hadiah dan dikirim ke Provinsi, kesannya hanya begitu saja.

Hendaknya MTQ ke 47 ini benar-benar ada kesannya, para peserta ini harus dari kecamatan masing-masing, sekarang kan kita sudah ada perda magrib mengaji, oleh karena itu bawa masyarakat dari kecamatan dan desanya.

“Tidak ada yang namanya peserta yang bajakan, saya minta peserta dari kecamatan itu betul-betul orang yang dari kecamatan, tidak boleh main bajak-bajak. Apalagi didatangkan dari luar, karena MTQ ini bukan mencari juara tapi mensyiarkan dan mengamalkan firman-firman Allah,” tegasnya.

Lebih lanjut, tegasnya, kalau kita hanya mencari juara, pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi kemarin terjadi, peringkat kita turun karena mungkin kita mencari juara dengan cara kurang bagus maka turun peringkat kita, kedepannya pun itu kalau masih turun juga biarkan saja, asalkan pesertanya benar-benar dari tempatan masing-masing.

Dikesempatan itu, ia juga mengharapkan kepada peserta, dan juga para pembimbingnya, jangan jadikan ajang MTQ ini cuma mencari hadiah, mencari juara atau ikutan saja, hendaknya bacalah alquran itu, dan amalkan dirumah, insya allah itu akan mendapat juara. Bagi yang mendapat juara nantinya kita asah lagi, begitu kegiatan ini selesai lalu kita masukkan mereka ke Training Center (TC), supaya nantinya bisa melahirkan Qori-Qoriah yang berkualitas.

“Dengan kegiatan MTQ ini, anak-anak kita membaca Alquran disini, kita juga mengaji dirumah dan kalau bisa kita amalkan supaya kita tahu dan paham makna yang terkandung didalamnya,” tambahnya.

Kedepannya, ia juga berharap, supaya perda magrib mengaji ini benar-benar bisa terlaksana di Kecamatan dan di Desa-desa. “Kegiatan Magrib mengaji harus kita terapkan di rumah, apalagi ini sudah diperdakan oleh Pemerintahan Kabupaten (Pemkab),” katanya.

Sebenarnya mengarahkan anak untuk mengikuti kegiatan Magrib mengaji merupakan bagian dari tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak. Untuk itulah, Jefry berharap kepada para orangtua untuk lebih berperan dalam menerapkan kegiatan magrib mengaji.

“Hendaknya kalau sudah mau masuk waktu magrib itu tidak ada lagi anak-anak kita yang berkeluyuran diluar. Jangan ada lagi yang bapaknya masih nongkrong diwarung-warung, apalagi adzan sudah dikumandangkan masih main domino. Jangan sampai hal itu terjadi,” pungkasnya.(sy)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini