Dua Eks Pimpinan KPK Masuk dalam Dewan Pakar Anies-Sandi

Redaksi Redaksi
Dua Eks Pimpinan KPK Masuk dalam Dewan Pakar Anies-Sandi
foto: okezone
JAKARTA - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengumumkan anggota Dewan Pakar pemenangan Pilgub DKI 2017. Tim itu terdiri dari 17 orang yang memiliki ahli di bidangnya masing-masing.

Dari 17 nama itu, ada dua nama yang tak asing di telinga kita. Mereka yakni mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu Praja. Keduanya masuk dalam barisan pemenangan pasang nomor urut 3 itu.

Anies mengatakan, bahwa Jakarta ini kota yang besar, sehingga tidak bisa hanya diurus oleh satu atau dua orang. Pembentukan ini pun untuk melakukan kerja secara kolektif dalam membangun perubahan di Ibu Kota.

"Untuk bisa kita menghadirkan ide, gagasan, dalam festival gagasan ini, dalam kesempatan ini, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada teman-teman semua yang secara khusus hadir menjadi anggota tim pakar dari Anies-Sandi dan pemenangan untuk Jakarta," kata Anies di Posko Pemenangan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2016).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Presiden Joko Widodo itu menjelaskan, dewan pakar ini terdiri dari 17 orang ahli di bidang masing-masing dengan latar belakang yang bervariasi, mulai dari pegiat antikorupsi, ahli komunikasi, sosiolog perkotaan, ahli trasnportasi hingga mantan wartawan.

"Sebagai orang-orang bersih di negeri ini sampai enterpreneur, wartawan senior, ahli komunikasi, sosiolog perkotaan, ahli perencanaan kota, ahli transportasi, ahli pengelolaan banjir, semua yang terkait. Dab alhamdulillah pakarnya bersedia berkumpul bersama dengan tim Anies-Sandi," ujar Anies.

Berikut ketujuhbelas anggota Dewan Pakar pasangan Anies-Sandi sebagai berikut:

1. Bambang Widjojanto, mantan Komisioner KPK

2. Rikrik Rizkiyana, ahli hukum persaingan usaha

3. Adnan Pandu Praja, mantan Komisioner KPK

4. Faransyah Agung Jaya, pengusaha

5. Adhamaski Pangeran, ahli perencanaan kota dari ITB

6. Eman Sulaeman Nasim, mantan wartawan Kompas

7. Achmad Izzul Waro, pegiat transportasi

8. Sukma Widyanti, sosiolog dari UI

9. Ali Sunandar, peneliti CSID dari UI

10. Arie Mufti, peneliti KSM UI dan aktivis

11. Anang Kelanajaya, wirausaha dan konsultan independen di bidang manajemen

12. Irvan Pulungan, ahli lingkungan hidup

13. Reiza Patters, jurnalis, peneliti dan pegiat alam bebas

14. Budi Purnomo Kardjodiharjo, praktisi media dan komunikasi

15. Ida Sudoyo, ahli komunikasi kosultan PR

16. Linda Djalil, wartawan senior dan salah satu penulis Indonesia

17. Iwan Setyawan, pegiat marketing politik



(fas/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini