Ardo: Saya Akan Luncurkan Program Desa Binaan Berbasis Potensi

Redaksi Redaksi
Ardo: Saya Akan Luncurkan Program Desa Binaan Berbasis Potensi
sy/riaueditor.com
Calon Bupati Kampar, H Rahmad Jevary Juniardo (Ardo) saat temu ramah dengan masyarakat Desa Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Jumat (04/11).

KAMPAR KIRI, riaueditor.com - Jika terpilih, Calon Bupati Kampar H Rahmad Jevary Juniardo alias Ardo akan meluncurkan program desa binaan berbasis potensi. Program tersebut dinilai bisa mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat.

Demikian yang disampaikan Ardo saat menggelar kampanye dialogis dengan masyarakat Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Jumat (4/11).

Program desa binaan berbasis potensi disesuaikan dengan kecenderungan masyarakat. Sebab, setiap desa mempunyai potensi berbeda untuk dikembangkan menjadi potensi andalan.

“Program desa binaan ini adalah dengan cara memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh setiap desa. Sekaligus mesti berdasarkan kecendrungan masyarakatnya”, tutur Ardo.

Ardo mencontohkan, jika sebuah desa memiliki potensi peternakan sapi, maka akan diberikan program sapi bergulir. Potensi ini bisa dilihat dari bentuk geografis desa, ketersedian rumput sebagai pakan ternak serta harus dikolerasikan dengan kecendrungan masyarakatnya untuk memelihara sapi. Soal ilmu, masyarakat bisa dilatih sebelum mendapatkan bantuan hewan ternak.

Jika ada desa yang berpotensi sebagai destinasi wisata akan kita kembangkan sebagai desa wisata. Jika ada desa yang berpotensi untuk budi daya ikan, akan kita kembangkan sebagai desa pengasil ikan. Selanjutnya desa itu juga akan diupayakan sebagai desa tempat olahan produk ikan", Ujarnya.

Ditambahkannya, selama berkeliling ke berbagai desa di seantero Kabupaten Kampar, Ardo mengaku sudah bisa memetakan secara umum potensi-potensi yang bisa dikembangkan. Sebagian wilayah Kampar sangat cocok sebagai daerah tempat pengembangan tanaman holtikultura seperti cabe, bawang, sayur-sayuran dan lain-lain.

Selain itu, Kampar juga memiliki banyak desa dengan potensi alam yang indah, sehingga bisa digarap sebagai lokomotif pengembangan industri pariwisata.

“Kita juga banyak memiliki desa-desa yang dengan pusaka-pusaka masa lalu, seperti masjid Jami di Tanjung Berulak, Candi Muara Takus, di Desa Mauara Takus. Lalu ada istana di Gunung Sahilan. Semua itu bisa kita maksimalkan sembagai desa wisata budaya,” terang Ardo.

“Secara umum, sudah saya petakan setiap potensi yang dimiliki oleh desa-desa kita. Seperti itu kira-kira program desa binaan yang saya akan dikembangkan jika saya jadi bupati nanti”, ucap Ardo di hadapan masyarakat Desa Penghidupan. (Syailan Yusuf)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini