Warga Kecewa Jalan Wajib Senyum Kembali Jadi TPA Sampah di Ibukota Pangkalan Kerinci

Redaksi Redaksi
Warga Kecewa Jalan Wajib Senyum Kembali Jadi TPA Sampah di Ibukota Pangkalan Kerinci
riaueditor.com/zoelgomes

PELALAWAN, riaueditor. com - Bau busuk yang menyengat dan pemandangan yang tak sedap dipandang mata sangat nyata terlihat di salah satu ruas jalan yang berada di jantung ibukota Pangkalan Kerinci tepatnya di ruas jalan Wajib Senyum kelurahan Pangkalan Kerinci kota kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, kembali menjadi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Jika berada di jalan Pemda tepat di sebelah kiri terdapat jalan Wajib Senyum menuju jalan Suka Damai dan BTN lama sekira 500 meter dari pangkal jalan hingga pengkolan, dapat disaksikan tumpukan sampah liar yang menggunung dan berserakan. Bau busuk menyengat akan dirasakan bila berada di jalan wajib senyum yang sepi dari pemukiman warga.

Sempat viral pada tahun 2018, dalam pemberitaan wartawan saat kondisi ruas jalan Wajib Senyum penuh dengan tumpukan sampah dan sempat ditangani oleh Dinas terkait bahkan Dewan pun turun tangan. Namun di pertengahan tahun 2020 tumpukan sampah mulai terlihat lagi hingga kini.

Warga setempat mengaku kecewa dan kesal. Pasalnya banyak yang membuang sampah di lokasi ini seolah-olah adanya pembiaran dan tak mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait.

"Pemerintah diminta turun tangan. Jalan Wajib Senyum ini kembali jadi tempat pembuangan akhir sampah, padahal ini di tengah kota. Saksikan saja sendiri tumpukan sampah berserakan disepanjang jalan lebih kurang 500 meter ini," ucap warga yang tak mau disebutkan namanya kepada riaueditor.com, Kamis (12/8/2021).

Dilanjutkannya, lingkungan di lokasi jalan Wajib Senyum sudah tidak sehat. Bau busuk semakin menyengat. Selokan juga sudah dipenuhi sampah.

"Saya heran padahal banyak orang-orang penting yang lalu lalang di jalan ini, tapi kondisinya yang kotor sudah seperti menjadi hal yang biasa. Belum lagi warga yang lewat jika melintasi jalan akan menutup hidung karena tak tahan dengan bau busuk yang ditimbulkan dari sampah," ucapnya.

Warga lainnya juga menyebutkan, genangan air yang tak mengalir tampak jelas jika musim penghujan yang akan menimbulkan genangan hingga badan jalan, "Kita minta pihak pihak yang berkompeten Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup, kecamatan, kelurahan sampai RW dan RT untuk dapat bergerak mencari solusi agar jalan ini tak lagi menjadi TPA sampah. Setau saya TPA adanya di Kemang dan tidak ada TPA di ibukota," tukasnya. (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini