Misi Penyelematan Pilot Susi Air di Papua Diserang KKB, Empat Prajurit TNI Gugur

Redaksi Redaksi
Misi Penyelematan Pilot Susi Air di Papua Diserang KKB, Empat Prajurit TNI Gugur
Pilot Susi Air, Captain Philips M, hingga kini disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Jumat (10/3/2023). (Foto: Nur Habibie/Merdeka)

JAKARTA - Empat prajurit Satgas Yonif R 321/GT TNI yang sempat hilang usai terlibat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua ditemukan dalam keadaan gugur.

Jenazah keempat prajurit tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi penyerangan. Empat prajurit TNI yang gugur itu masing-masing Pratu Miftahul Arifin, Pratu I, Pratu K, dan Prada S.

"Kami mohon doanya semoga keempat prajurit terbaik yang gugur di medan tugas ini mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt, Tuhan Yang Maha Besar. Aamiin," kata Kepala Pusat Penerangan Komando Daerah Militer XVII/Cendrawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman dilansir dari Antara, Kamis (20/4/2023).

Empat prajurit yang gugur itu tergabung dalam 36 prajurit yang bertugas menyisir wilayah Mugi-man, Nduga, Papua, pada Minggu 16 April 2023 lalu. Namun, saat mereka menjalani tugasnya, KKB atau kelompok separatis teroris (KST) menghadang dan menyerang pasukan TNI itu.

Baku tembak pun terjadi, beberapa prajurit berhasil menyelamatkan diri. Akan tetapi, tiga prajurit kena luka tembak dan satu luka-luka karena terjatuh. Empat prajurit yang luka-luka itu telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit pada Selasa 18 April 2023.

Awalnya hanya satu prajurit yang terkonfirmasi gugur, yaitu Pratu Miftahul Arifin. Namun, dia tidak dapat langsung dievakuasi karena kondisi medan sulit dan cuaca buruk. Pasalnya, Pratu Arifin terperosok ke dalam jurang sedalam 15 meter.

Seiring dengan upaya mengevakuasi jenazah Pratu Arifin, Tim Gabungan TNI dan Polri pun menemukan tiga prajurit lainnya yang juga gugur dalam tugas.

Para prajurit TNI yang diserang oleh KKB pekan lalu itu tengah menjalankan operasi pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air, Phillip Mehrtens, yang disandera oleh KKB sejak Februari 2023.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini