Lahiran Setelah 5 Hari Menikah, Pasustri Muda di Kuansing Buang Bayinya Dalam Sumur

Redaksi Redaksi
Lahiran Setelah 5 Hari Menikah, Pasustri Muda di Kuansing Buang Bayinya Dalam Sumur
riaueditor
Kapolsek Singingi Iptu Koko F Sinuraya saat mendatangi tempat kejadian perkara.

PEKANBARU - Aksi sadis dilakukan seorang mahasiawa berinisial NY (20), warga Jalur 7 B RT 014 RW 004 Dusun Suka Maju Desa Sungai Kuning Kecamatan Singingi Kabupaten Kuasing, Riau.

Pasutri yang baru menikah 5 hari ini tega membunuh bayinya yang baru dilahirkannya karena malu hasil hubungan tanpa ikatan pernikahan selama delapan bulan dengan pacarnya yang kini telah menjadi suami berinisial DR (25).

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto melalui Kapolsek Singingi Iptu Koko F Sinuraya mengatakan, perbuatan dilakukan NY terungkap pada Senin (2/8/2021) pagi, sekitar pukul 8.30 Wib, saat Sukantri ibu dari NY sedang berada di dapur rumahnya dan menghidupkan kran air.

"Air kran berbuih dan mengeluarkan aroma busuk," kata Koko, Rabu (4/8/2021).

Penasaran dengan aroma busuk air kran, Sukantri kemudian pergi ke kamar mandi belakang yang berada diluar rumah dan membuka tutup sumur yang terbuat dari papan untuk mengeceknya.

"Sewaktu tutup sumur di buka tercium aroma tak sedap dan di dalam sumur terlihat ada semacam boneka anak kecil dalam keadaan tertelungkup," jelasnya.

Lanjut Koko, saksi kemudian memberitahukan hal tersebut ke Sukanto suaminya. Lalu Sukanto memberitahukan lagi orang tuanya yang bernama Sukandar.

Ketiganya lalu bersama-sama mengangkat bayi tersebut dari dalam sumur menggunakan pipa paralon yang dibuatkan kait. Dan setelah diangkat ketiga saksi dikagetkan dengan temuan mayat bayi laki-laki lengkap dengan ari-ari.

"Hasil penyelidikan diketahui pelakunya adalah ibu bayi itu dan kita tangkap langsung amankan," ujar Koko.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik polisi, motif NY membunuh anaknya karena malu. Rasa tersebut muncul karena dia dan suaminya sudah berpacaran sejak tahun 2020 lalu dan sejak bulan Oktober 2020 keduanya kerap melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

"Bayi yang baru dilahirkan itu diakui NY itu merupakan anak hasil hubungan gelap dengan DR diluar pernikahan," katanya.

Sebelumnya, sekitar Februari 2021, saat masih berpacaran NY memberitahukan kepada pacarnya bahwa ianya telah hamil. Namun DR menyarankan agar NY menggugurkan kandungan tersebut dengan minum obat yang disarankan DR.

Dikarenakan tidak ada reaksi maka sekitar April 2021, DR kembali menyarankan NY untuk minum obat dan selama satu minggu tetap tidak ada reaksi.

Tepatnya Kamis (29/7/2021) kedua kekasih ini dinikahkan dan tinggal di rumah orang tua NY yang berlokasi di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi. Usai acara pernikahan NY meminum minuman Kratingdaeng.

Aksi sadis itu dilakukan NY pada Minggu (1/8/2021) dini hari sekitar pukul 00.30 Wib, saat ia merasakan perutnya mules dan pergi kekamar mandi dibelakang rumah. Setibanya dikamar mandi janin bayi langsung keluar.

"Karena takut ketahuan, kemudian NY membuang janin itu kedalam sumur yang berada dibelakang rumahnya," urai Koko.

Saat ini kedua pasutri, DR dan NY berikut barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Sengingi untuk proses penyidikan lebih lanjut. (D2)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini