Lahiran Setelah 5 Hari Menikah, Pasustri Muda di Kuansing Buang Bayinya Dalam Sumur

Redaksi Redaksi
Lahiran Setelah 5 Hari Menikah, Pasustri Muda di Kuansing Buang Bayinya Dalam Sumur
riaueditor
Kapolsek Singingi Iptu Koko F Sinuraya saat mendatangi tempat kejadian perkara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik polisi, motif NY membunuh anaknya karena malu. Rasa tersebut muncul karena dia dan suaminya sudah berpacaran sejak tahun 2020 lalu dan sejak bulan Oktober 2020 keduanya kerap melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

"Bayi yang baru dilahirkan itu diakui NY itu merupakan anak hasil hubungan gelap dengan DR diluar pernikahan," katanya.

Sebelumnya, sekitar Februari 2021, saat masih berpacaran NY memberitahukan kepada pacarnya bahwa ianya telah hamil. Namun DR menyarankan agar NY menggugurkan kandungan tersebut dengan minum obat yang disarankan DR.

Dikarenakan tidak ada reaksi maka sekitar April 2021, DR kembali menyarankan NY untuk minum obat dan selama satu minggu tetap tidak ada reaksi.

Tepatnya Kamis (29/7/2021) kedua kekasih ini dinikahkan dan tinggal di rumah orang tua NY yang berlokasi di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi. Usai acara pernikahan NY meminum minuman Kratingdaeng.

Aksi sadis itu dilakukan NY pada Minggu (1/8/2021) dini hari sekitar pukul 00.30 Wib, saat ia merasakan perutnya mules dan pergi kekamar mandi dibelakang rumah. Setibanya dikamar mandi janin bayi langsung keluar.

"Karena takut ketahuan, kemudian NY membuang janin itu kedalam sumur yang berada dibelakang rumahnya," urai Koko.

Saat ini kedua pasutri, DR dan NY berikut barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Sengingi untuk proses penyidikan lebih lanjut. (D2)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini