Dituduh Curi Sepeda Motor, Pria di Lampung Ditembak Mati Oknum Polisi di Depan Anak Istri

Redaksi Redaksi
Dituduh Curi Sepeda Motor, Pria di Lampung Ditembak Mati Oknum Polisi di Depan Anak Istri
Ilustrasi.(Foto: Ist)

LAMPUNG - Seorang pria bernama Romadon di Desa Batu Badak, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, Lampung,ditembak matioleh oknum polisi di depan anak dan istrinya. Korban ditembak setelah dituduh terlibat dalam tindak pidanapencurian sepeda motor.

Peristiwapenembakanyang dilakukan oleh oknum polisi Polda Lampung itu terjadi pada akhir Maret 2024 lalu. Keluarga korban pun telah melaporkan peristiwa itu ke Divisi Porpam Mabes Polri, soal dugaan penggunaan kekuatan berlebihan dan penghilangan nyawa yang dilakukan oleh anggotaPolda Lampung.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung yang mendampingi keluarga korban untuk mendapatkan keadilan ini pun telah memberikan keterangan kepada Divisi Propam Mabes Polri, pada Jumat (29/11/2024) lalu.

warga negara berhak mendapatkan proses peradilan yang adil dan bersih, tanpa diskriminasi, terutama dalam penegakan hukum yang menghormati hak asasi manusia, sebagaimana diatur dalam Pasal 28D UUD 1945 dan Undang-Undang No.39 Tahun 1999 tentang HAM," tegasnya.

LBH menilai, tindakan kekerasan ini dianggap telah melanggar prinsip dasar hak asasi manusia dan kode etik profesi kepolisian, serta mencoreng citra penegakan hukum di Indonesia.

"LBH Bandar Lampung menegaskan bahwa polisi harus menjalankan tugasnya berdasarkan hukum yang berlaku, dengan tidak membedakan perlakuan terhadap masyarakat, terutama masyarakat miskin," pungkasnya.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Umi Fadillah Astutik mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas anggotanya yang terbukti melanggar kode etik profesi.

"Polda Lampung berkomitmen akan tegas memproses siapa pun, anggota kami yang terlibat dalam kejahatan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Umi.

Dia menerangkan, anggota yang disebut telah melanggar kode etik itu kini telah diperiksa oleh Bidpropam Polda Lampung.

"Saat ini yang bersangkutan sudah berada di Bidpropam Polda Lampung untuk menjalani sidang kode etik, untuk jadwalnya masih menunggu hasil dari Bidpropam. Nanti akan kami informasi kembali," pungkasnya seperti dilansir dari liputan6.com.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini