Aktivis Cipayung Soroti Kematian Pekerja di Area PHR: Hentikan Pengabaian Terhadap Nyawa Buruh

Redaksi Redaksi
Aktivis Cipayung Soroti Kematian Pekerja di Area PHR: Hentikan Pengabaian Terhadap Nyawa Buruh
Ketua HMI zpekanbaru, Erlangga.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Sebagai bagian dari gerakan mahasiswa Cipayung yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial dan keberpihakan kepada rakyat, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru mengecam keras insiden tewasnya KA (32), seorang pekerja dari PT Radiant Utama Interinsco Tbk di area kerja PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kamis, 27 Maret 2025 lalu. KA tewas akibat tersengat listrik saat bekerja.

Peristiwa ini merupakan cerminan dari lemahnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri energi nasional. Seharusnya, dalam sistem kerja yang beradab dan profesional, tidak boleh ada satu pun nyawa yang melayang akibat kelalaian manajemen keselamatan.

Atae kejadian ini, HMI Cabang Pekanbaru menyampaikan sikap dan tuntutan sebagai berikut:

1. Usut Tuntas dan Berikan Sanksi Tegas PT Radiant Utama Interinsco Tbk sebagai kontraktor wajib bertanggung jawab atas insiden ini. Investigasi independen dan transparan harus segera dilakukan oleh pihak berwenang, termasuk pengawasan dari instansi ketenagakerjaan.

2. Stop Pengabaian Terhadap Keselamatan Kerja. Pekerjaan berisiko tinggi seperti kelistrikan tidak boleh dilakukan oleh tenaga kerja yang tidak bersertifikasi. Penerapan K3 harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas administratif.

3. Penuhi Hak-Hak Korban dan Keluarga. Keluarga korban berhak mendapatkan keadilan dan hak-hak normatif seperti santunan kematian, jaminan sosial, dan kompensasi sesuai aturan perundang-undangan.

4. Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di Seluruh Mitra PHR. HMI mendesak PHR dan seluruh kontraktor mitra untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi K3 di seluruh proyek dan aktivitas operasionalnya.

5. Gerakan Mahasiswa Akan Terus Mengawal kejadian ini. Sebagai bagian dari kelompok Cipayung, HMI siap mengawal isu-isu ketenagakerjaan secara kritis dan konstruktif. Dunia industri tidak boleh berjalan tanpa menjunjung tinggi keselamatan manusia.

"Kami sangat menyesalkan accident ini dan mendesak seluruh pihak untuk bertanggung jawab. Jangan ada lagi nyawa pekerja yang menjadi korban dari sistem kerja yang abai terhadap keselamatan. HMI hadir untuk memastikan bahwa suara para pekerja yang sering kali dibungkam oleh struktur industri, tetap terdengar lantang di ruang publik. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal kemanusiaan," tegas Ragil Erlangga, Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini